Distanla Kota Medan Harus Ikut Sukseskan Program Berhias

Pemilik Ruko di Medan Disarankan Buat RTH di Atas Gedung

Redaksi - Jumat, 29 Agustus 2014 12:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082014/beritasumut_DPRD2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan,  (beritasumut.com) – Dinas Pertanian dan Kelautan (Distanla) Kota Medan diminta ikut mensukseskan program Berhias (Bersih, Hijau dan Asri) di Kota Medan. Dinas ini harus mampu mensuplai bibit bunga dan tanaman berdaya guna kepada seluruh warga kota Medan. Khususnya kepada warga pemilik rumah toko (ruko) disarankan membuat ruang terbuka hijau (RTH) di atas gedung. Hal ini disampaikan Anggota Komisi D DPRD Medan Ahmad Parlindungan Batubara saat rapat pembahasan Ranperda Kota Medan Tentang R-APBD Tahun 2015 di Ruang Komisi D DPRD Medan, Jalan Maulana Lubis, Kamis (28/8/2014). Rapat ini dipimpin Ketua Komisi D Ahmad Arif didampingi Ahmad Parlindungan, Parlaungan Simangunsong, Janlie, CP Nainggolan, Godfried Lubis, Jumadi, Budiman Panjaitan. Sedangkan Distanla dihadiri Kadis Ahyar, Rahym Daulay, Sahrizal dan stafnya lainnya. Menurut Ahmad Parlindungan, program Berhias harus benar-benar diwujudkan untuk menciptakan kota yang sejuk sekaligus memenuhi amanah UU No 26 Tahun 2007 tentang keharusan sebuah daerah untuk memiliki 20 persen RTH dari luas kotanya. Tentu, kota yang sejuk diyakini mampu menghindari pemanasan global.Dikatakan Ahmad Parlindungan, Distanla Kota Medan diharapkan mampu sebagai pemasok bibit tanaman dan bunga untuk didistribusikan bagi seluruh warga Medan. Untuk merealisasikan program tersebut Walikota Medan Dzulmi Eldin supaya melibatkan seluruh kepling untuk sosialisasi dan pengawasan di masyarakat. “Tahun 2015 kita harapkan program ini dapat terealisasi. Sehingga Distanla Kota Medan dapat mengalokasikan anggaran di APBD Tahun 2015. Distanla diharapkan segera menetapkan jumlah anggaran kebutuhan sebelum dilakukan pengesahan,” ujar politisi yang dikenal vokal ini. Sama halnya dengan Ketua Komisi D Ahmad Arif juga menekankan kepada Dinas Pertanian dan Kelautan supaya tetap menjaga lahan pertanian di kota Medan. Sehingga suplai seperti sayuran dan tanaman lainnya dapat memenuhi kebutuhan warga kota Medan. Bahkan, untuk tetap menstabilkan kebutuhan pangan dan sayuran di kota Medan, Ahmad Arif menyarankan Distanla Medan supaya menjajaki kondisi lahan tidur yang ada di Kota Medan dimanfaatkan lahan pertanian. “Seperti keberhasilan tanaman bawang merah di Kecamatan Medan Marelan diharapkan menghasilkan tanaman lainnya,” harap Arif. Sebelumnya, Kadis Pertanian dan Kelautan Kota Medan Ahyar memaparkan, anggaran di dinasnya pada RAPBD 2015 sebesar Rp20 M lebih dengan berbagai program. Salah satu program yakni akan membuat ternak tawon madu di daerah Cadika Pramuka, Kecamatan Medan Johor. Sedangkan saran yang disampaikan anggota dewan akan menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat terealisasi. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Berita

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Berita

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Berita

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Berita

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Berita

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern