Walikota Medan Akui Alokasi Anggaran Kesehatan Belum 10 Persen

Redaksi - Kamis, 28 Agustus 2014 18:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082014/beritasumut_Pemko-Medan2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Dzulmi Eldin, mengakui alokasi anggaran untuk urusan kesehatan belum mencapai 10 persen dari total anggaran Pemerintah Kota Medan Tahun 2015. Namun Pemko Medan telah melakukan berbagai upaya prioritas di bidang kesehatan itu. Pengakuan itu disampaikan Walikota dalam nota jawabannya atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2015 dalam sidang paripurna di Gedung DPRD Medan, Rabu (27/8/2014). Upaya prioritas itu, kata Walikota, diantaranya peningkatan pelayanan bagi masyarakat tidak mampu/miskin melalui program integrasi program JPKMS dengan BPJS. “Integrasi ini diharapkan memberi benefit yang lebih optimal dalam pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat tidak mampu/miskin. Pemko Medan akan terus berupaya meningkatkan anggaran urusan kesehatan sesuai amanat UU No 36 Tahun 2009,” katanya. Terkait pendataan masyarakat menjadi peserta BPJS, khususnya masyarakat yang sudah terdaftar sebagai peserta JPKMS, saat ini Dinas Kesehatan bersama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sedang melakukan validasi data kepesertaan program JPKMS. Ini dilakukan agar tidak ada lagi kepesertaan ganda ketika peserta program JPKMS didaftarkan ke BPJS Kesehatan. “Jadi, data yang diserahkan ke BPJS Kesehatan merupakan data valid. Bahkan, pada R-APBD TA 2015 kita juga mengakomodir BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan kepada pegawai honorarium di Pemko Medan,” sebutnya. Di sisi lain, revitalisasi posyandu tetap menjadi perhatian Pemko Medan, karena hal itu sangat penting untuk mengaktifkan kembali posyandu-posyandu yang ada dan memberikan stimulan atau rangsangan serta penyegaran kepada kader posyandu agar lebih aktif menjalankan tugasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

Berita

Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

Berita

Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

Berita

Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

Berita

Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020

Berita

Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk