Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Dzulmi Eldin menyaksikan pengoperasian mobil penyedot lumpur baru milik Dinas Bina Marga Kota Medan. Untuk mengetahui kualitas dan kemampuan maupun sistem kerja mobil buatan Italia tersebut, mobil yang diberi nama Siwe Combain (sedot lumpur) ini langsung diuji menyedot lumpur di Jalan Pulau Pinang, Medan persisnya depan Panin Bank, Kamis (21/8/2014) malam.Dipilihnya Jalan Pulau Pinang untuk pengujian mobil Siwe Combain ini, lantaran kawasan tersebut acapkali digenangi air setiap hujan deras turun. Kondisi ini terjadi akibat drainase dan gorong-gorong yang ada tidak berfungsi akibat endapan lumpur yang menyebabkan terjadinya sendimentasi.Penyedotan lumpur diawali dengan dibukanya penutup besi lubang kontrol air berukuran lebih kurang 0,5 x 0,5 meter yang menghubungkan ghorobng-gorong satu dengan gorong-gorong lainnya. Setelah itu lubang control air dimasukkan pipa Siwe Combain dan diteruskan dengan pendotan lumpur.Didampingi Kadis Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan, Walikota ikut membantu petugas Dinas Bina Marga memegangi pipa agar tidak bergerak-gerak pada saat proses penyedotan lumpur berjalan. Daya isap Siwe Combain sangat kuat, lumpur langsung tersedot masuk dalam tangki yang ada. Setelah tangki penuh, Siwe Combain selanjutnya akan membuang lumpur hasil penyedotan ke lokasi pembuangan.Penyedotan lumpur ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka berharap dengan penyedotan lumpur yang dilakukan ini dapat meminimalisir genangan air. Apalagi setelah menyaksikan langsung kemampuan dan sistem kerja mobil Siwe Combain tersebut. “Jika penyedotan lumpur rutin dilakukan seperti ini, saya yakin mampu mengatasi genangan air yang selama ini terjadi setiap kali hujan deras turun,” kata salah seorang pria paroh baya warga turunan Tionghoa dengan mimik muka gembira.Selain warga, sejumlah pedagang pun mengucapkan terima kasihnya kepada Wali kota atas penyedotan lumpur yang dilakukan. Sebab, mereka merasakan langsung dampak pada saat kawasan itu digenangi air lantaran omset dagangan menurun akibat warga enggan datang membeli. Sebagai ungkapan terima kasih, mereka pun menawarkan dagangannya kepada Walikota untuk dicicipi.Menurut Walikota, selain menguji kemampuan mobil Siwe Combain, penyedotan lumpur ini dilakukan untuk mengatasi genangan air yang acap kali terjadi di kawasan Jalan Pulau Pinang maupun Pasar Ikan Lama pada saat hujan deras turun. “Pemicunya akibat drainase dan gorong-gorong yang ada dipenuhi lumpur yang menyebabkan terjadinya sendimentasi. Hal ini terjadi akibat drainase maupun gorong-gorong sudah cukup lama tidak dikeruk,” kata Walikota.Cara efektik untuk mengangkat lumpur, kata Walikota, melalui penyedotan. Jika dilakukan dengan cara manual seperti pengorekan langsung, hasilnya kurang maksimal dan rentan bahaya karena untuk memasuki drainase dan gorong-gorong yang ada di bawah jalan harus melalui lubang control air yang ukurannya pas-pasan seukuran tubuh orabng dewasa.“Insya Allah dengan penyedotan yang kita lakukan dengan menggunakan mobil Siwe Combain ini, drainase dan gorong-gorong yang ada akan mampu mengalirkan debit air pada saat hujan deras turun menuju Sungai Deli. Untuk itu saya perintahkan Dinas Bina Marga agar rutin melakukan penyedotan lumpur di kawasan ini,” ungkapnya.Rasa optimis Wali Kota ini tidak terlepas setelah melihat langsung kemampuan dan sistem kerja mobil Siwe Combain. Dengan cepat mobil penyedot lumpur ini mampu menghisap lumpur. Dia berharap agar mobil ini terus digunakan di kawasan yang selama ini menjadi langganan genangan air, mengingat kini mulai memasuki musim penghujan. Karenanya, pengorekan maupuin penyedotan lumpur harus dilakukan dengan maksimal.Ketika disinggung mengenai perawatan mobil Siwe Combain, Walikota mengaku tidak ada masalah. Meski buatan luar negeri namun mobil penyedot lumpur ini telah dimodifikasi dengan menggunakan sebagian sparepart dalam negeri. Dengan demikian perawatannya jauh lebih mudah. “Begitu pun saya berharap agar mobil penyedot lumpur ini dirawat dengans ebaik-baiknya,” pesannya.Sementara itu Kadis Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan menjelaskan, mobil Siwe Combain ini buatan Italia. Kemampuan mobil ini mampu menyedot lumpur tidak diragukan lagi dan memiliki tangki berkapasitas 5,5 ton. Selain menyedot lumpur, mobil ini juga mampu menyedot air sebanyak 4.500 meter kubik air.“Jika lumpur yang ada di drainase maupun gorong-gorong sudah mongering tidak menghalangi kita untuk melakukan penyedotan. Soalnya lumpur yang kering ini akan mencair kembali setelah disemprot dengan air, sebab mobil ini juga memiliki alat untuk menyemprotkan air. Jadi kemampuan mobil Siwe Combain ini tidak perlu diragukan lagi. Saya yakin kemampuannya lebih baik dari mobil penyedot lumpur warna hijau yang lama milik kita,” jelas Syahnan.Selain menggunakan mobil Siwe Combain, penyedotan lumpur juga menggunakan mopbil penyedot lumpur warna hijau yang lama ditambah dengan beberapa truk serta puluhan petugas Dinas Bina Marga. Untuk mendukung kelancaran penyedotan lumpur, Syahnan juga menurunkan kenderaan emergency yang dilengkapi dengan alat penerangan cukup terang, mesin las, mesin bor serta kompressor untuk angin. (BS-001)