Pemko Medan dan Organda Sinergikan Hubungan Tangani Sektor Transportasi

Redaksi - Kamis, 21 Agustus 2014 20:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082014/beritasumut_Eldin-Haposan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Walikota Medan Dzulmi Eldin mendengarkan penjelasan dari Ketua Organda Sumut Haposan Siallagan terkait dengan persoalan yang dialami para supir angkutan umum saat ini di Balaikota Medan, Kamis (21/8/2014). (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Dzulmi Eldin menerima audiensi pengurus Organda Sumatera Utara (Sumut) dan Kota Medan bersama Kesper di Balaikota Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Kamis (21/8/2014). Selain ingin bersilaturahmi dan tukar pikiran, kunjungan ini juga dilakukan dalam rangka menjalin sinergitas antara Organda dengan Pemko Medan guna membangun Kota Medan, khususnya di sektor transportasi sehingga ke depannya bisa lebih baik lagi.Dalam pertemuan dengan Walikota, Ketua Organda Sumut Haposan Siallagan didampingi Ketua Roganda Medan Mont Gomery Munthe, Sekretaris Kesper Jaya S, OK Erika Chaidir (Mitra) dan Israel Situmeang  (Kesper), Haposan menyampaikan sejumlah persoalan yang saat ini dialami sehingga menyebabkan para supir terjepit.Terkait dengan pembatasan solar yang dilakukan pemerintah, Haposan mengaku  mereka ke depannya siap beralih menggunakan gas sebagai bahan bakar untuk angkutan umum. Jika itu tidak dilakukan tentunya akan membuat para supir maupun pengusaha angkutan umum akan menemui masalah. Hanya saja upaya untuk melakukan peralihan dari bahan bakar solar menjadi gas, kata Haposan, belum bisa mereka realisasikan karena infrastruktur gas sampai saat ini belum di bangun di Sumut maupun Kota Medan. “Jadi kami minta bantuan Pak Wali untuk membicarakan masalah ini dengan pihak Pertamina,” kata Haposan.Kemudian terkait dengan dioperasikannya trans mebidang, Haposan mengatakan  Organda tidak pernah menolaknya. Hanya saja pihaknya mengaku sangat kecewa, sebab sampai saat ini tidak pernah diundang untuk membahas maupun diberi penjelasan terkait akan dioperasikannya trans mebidang tersebut.“Akibatnya sampai saat ini kami belum mengetahui trayek-trayek mana saja yang akan dilalui trans mebidang mulai dari Binjai-Medan dan Deli Serdang, termasuk berapa shelter yang akan digunakan. Padahal itu sangat berpengharuh dengan penghasilan para supir yang  trayeknya dilalui Trans Mebidang nantinya. Untuk itulah kami siap 24 jam penuh untuk diajak membicarakan masalah ini,” ungkapnya.Selanjutnya  Haposan juga menyampaikan soal usulan terkait dilakukannya peremajaan angkutan kota. Soalnya sampai saat ini masih ditemukan angkutan umum yang sudah beroperasi selama 30 tahun. Selain membatasi jumlah angkutan umum yang beroperasi, juga untuk menciptakan angkutan umum yang berkualitas dan representatif.Selain itu Ketua Organda Medan Mont Gomery Munthe menyampaikan keluhan soal kehadiran pedagang kaki lima yang menggunakan separuh Jalan Kapten Muslim untuk lapak jualan. Tak pelak kondisi itu menyebabkan terjadinya kemacetan, sehingga berimbas dengan penghasilan para supir. Untuk itulah dia berharap Walikota segera menertibkan pedagang kaki lima tersebut.Sedangkan Israel Situmeang dari Kesper mewakili para supir, salah satunya mengeluhkan angkutan umum plat hitam yang kini menjamur  beroperasi di ruas Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Jamin Ginting Medan. Kehadiran angkutan plat hitam itu menyebabkan penghasilan para supir drastis menurun, sebab mereka bisa mengantarkan langsung para penumpangnya sampai ke lokasi tujuan.Didampingi Asisten Ekbang Qamarul Fatah, Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan Syarif Armansyah Lubis, Walikota Medan Dzulmi Eldin menyambut baik kunjungan Organda Sumut dan Kota Medan beserta Kesper ini. Apalagi kunjugan ini dilakukan untuk mensinergikan hubungan, terutama dalam penanganan sektor transportasi di Kota Medan.Terkait dengan permasalah yang dihadapi para supir maupun pemilik angkutan umum saat ini, Eldin segera menindajklanjutinya, terutama terkait masalah pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan, peremajaan angkutan umum dan penertiban angkutan umum berplat hitam. Namun sebelum ditindaklanjuti, Eldin berharap agar para supir maupun pengusaha angkutan umum dan Dishub Kota Medan lebih dahulu melakukan pertemuan dengan Bakortib Lalin, sehingga melahirkan keputusan yang benar-benar untuk menyuarakan kepentingan bersama.“Saya ingin mensejahterakan seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan pertemuan antara para supir, pemilik angkutan, pemerintah dan Bakortib Lalin. Artinya, mari kita duduk bersama untuk membicarakannya, sehingga keputusan yang diambil benar-benar untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama. Dengan begitu tidak ada kesan pemerintah  akan menyesengsarakan masyarakat,” kata Walikota.Eldin selanjutnya mengistruksikan Kadis Perhubungan Kota Medan untuk menggelar pertemuan secara rutin dengan Bakortib Lalin, minimal dua pekan sekali. Hal itu penting dilakukan agar semua  persoalan-persoalan yang terkait dengan masalah transportasi dapat ditangani dan dicarikan solusinya tanpa merugikan pihak manapun.Usai audiensi, Kadis Perhubungan Kota Medan Renward Parapat mengatakan segera menindaklanjuti apa yang telah diinstruksikan Walikota tersebut. Secepatnya dia akan menggelar pertemuan dengan Bakortib Lalin dengan melibatkan para supir maupun pemilik angkutan umum, termasuk penertiban angkutan umum berplat hitam.   “Penertiban angkutan umum plat hitam menjadi priritas utama yang akan kita bahas dalam pertemuan dengan Bakortib lalin nanti,” jelas Renward. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Berita

Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian

Berita

Langgar Aturan Selama Libur Lebaran, Pejabat ASN Pemko Medan Akan Dikenakan Sanksi

Berita

Pemko Siapkan 3,5 Hektare Bangun Terminal A dan Jalan Menuju Pasar Induk Lau Cih

Berita

Janji Palsu Oknum PNS Pemko Medan Berakhir di Polsek Delitua ‎

Berita

Polda Sumut Dukung Pemko dan Polresta Medan Tertibkan Asmara Subuh