Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Dzulmi Eldin meresmikan Instalasi Hemodialisa (HD) RSUD Pirngadi Medan, Senin (11/8/2014). Unit yang didirikan sejak Tahun 1970 ini telah direnovasi sejak beberapa bulan lalu. Dengan renovasi yang dilakukan ini, Instalasi HD akan bisa melayani 63 pasien gagal ginjal sekali cuci darah.Kehadiran Intalasi HD ini tentunya sangat membantu guna menyikapi semakin meningkatnya jumlah pasien gagal ginjal untuk cuci darah.Peresmian Instalasi HD ditandai dengan pengguntingan pita. Setelah itu Eldin didampingi Konsultan Senior Nefrologi RSUD dr Pirngadi Medan Prof Dr Harun Rasyid Lubis SpPD-KGH melihat langsung ruangan beserta peralatan yang digunakan untuk cuci darah. Seluruh ruangan dipenuhi pasien gagal ginjal yang tengah melakukan cuci darah. Sekali cuci darah, waktu dibutuhkan sekitar 6 jam sehingga dalam sehari cuci darah dapat dilakukan 2 kali.Walikota sempat melakukan dialog dengan sejumlah pasien. Mereka umumnya sangat berterima kasih atas renovasi yang telah dilakukan. Kini mereka mengaku merasa lebih nyaman nyaman dan tenang pada saat cuci darah. Selain didukung peralatan yang lengkap, ruangan Intalasi HD pun kini lebih luas. “Terima kasih atas direnovasinya Instalasi HD ini, Pak Wali. Kami sekarang merasa lebih nyaman ketika cuci darah,” kata salah seorang pasien tertua di Instalasi HD, Marta Maria Siregar (76) yang telah menjalani cuci darah selama 15 tahun di RSUD dr Pirngadi. Apalagi cuci darah yang dilakukan dapat menggunakan BPJS.Kepada para pasien, Walikota berjanji akan terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh warga guna meningkatkan derajak kesehatan seluruh warga Kota Medan, salah satunya dengan merenovasi Instalasi HD. Selanjutnya Eldin tak lupa mengucapkan terima kasi kepada Prof Dr Harus Rasyid Lubis SpPD-KGH yang tak pernah berhenti melakukan kreasi dan inovasi agar Instalasi HD semakin lebih baik lagi.“Apa yang dilakukan beliau selama sangat menolong warga Kota Medan, terutama yang mengalami gagal ginjal. Di saat usianya telah memasuki usia 77 tahun, namun beliau tak pernah berhenti terus mendedikasikan ilmu dan perhatiannya untuk membantu para pasien gagal ginjal. Karena itulah saya sangat berharap agar muncul Prof Dr Harun lainnya, sehingga mampu mewujudkan keinginan untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh warga Kota Medan,” harapnya. (BS-001)