Walikota Medan Tinjau Persiapan TPS Gelar Pilpres 2014

Redaksi - Rabu, 09 Juli 2014 02:18 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072014/beritasumut_Eldin-TPS.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Walikota Medan Dzulmi Eldin meninjau persiapan TPS menggelar Pilpres 2014. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Dzulmi Eldin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan meninjau sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Medan, Selasa (8/7/2014) sore. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat sejauhmana persiapan yang telah dilakukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk melaksanakan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, termasuk  kelengkapan logistik pemilihan umum (pemilu).Unsur FKPD yang mendampingi Walikota diantaranya Ketua DPRD Medan Amiruddin, Kapolresta Medan Kombes Pol Nico Afinta Karokaro, Dandim 0201/BS Letkol Inf Setiawan Arismunandar, Kajari Medan M Yusuf, Ketua KPU Medan Yenni Chairiah Rambe serta sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan.TPS 3, Jalan T Cik Ditiro, Kelurahan  Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia pertama kali ditinjau Walikota beserta rombongan. Di tempat itu jumlah pemilih sesuai dengan Daftar Pemilih Tepat (DPT) sebanyak 696 orang. Namun menurut petugas KPPS, sekitar 30 persen formulir C6 (surat pemberitahuan memilih) belum sampai kepada pemilih. Hal itu terjadi akibat warga bersangkutan ada yang sudah meninggal dan pindah domisili.Karena itulah baik Walikota maupun Ketua KPU mengingatkan kepada  petugas KPPS agar 30 persen formulir C6 yang belum tersalur tersebut  tidak sampai disalahgunakan. Itu perlu disikapi agar pelaksanaan pilpres berjalan dengan jujur. Selain itu Walikota juga minta agar kekurangan logistik pemilu seperti bilik suara dilengkapi. Sebab, bilik suara yang sudah disiapkan di TPS 3 baru 3, sedangkan sesuai ketentuan seharusnya 4 bilik suara.Setelah itu Walikota beserta rombongan meninjau TPS 5, Jalan Taruma, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Seluruh persiapan sudah rampung, hanya bilik suara yang kurang 2. Namun menurut petugas KPPS, kedua kotak suara sudah ada dan belum dipasang. Sedangkan jumlah pemilih di tempat itu sebanyak 425 orang.Dari tempat itu Walikota beserta rombongan selanjutnya bergerak menuju TPS 5 di Jalan Tembakau Deli, Kelurahan  Kesawan, Kecamatan Medan Barat. Di tempat itu seluruh persiapan yang dilakukan petugas KPPS telah rampung 100 persen, termasuk bilik suara yang disediakan sudah lengkap 4 bilik. Petugas KPPS menyatakan siap melaksanakan pilpres  yang akan diikuti sekitar 607 orang pemilih.Sedangkan yang terakhir ditinjau yakni TPS 1 di halaman Istana Maimun, Jalan Katamso, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Walikota pun puas, sebab tak ada kekurangan yang ditemukan sehingga petugas KPPS siap melayani 777 orang pemilih untuk menyampaikan hak suaranya guna memilih presiden pilihannya.Kepada wartawan, Walikota mengatakan berdasarkan hasil peninjauan yang dilakukan persiapan untuk menggelar Pilpres 2014 di Kota Medan tidak ada masalah. Artinya baik petugas maupun logistik pemilu yang dibutuhkan sudah tersedia dengan baik. Meski ada 2 TPS  yang ditinjau belum lengkap bilik suaranya namun petugas KPPS telah menyatakan bilik suara itu ada dan tinggal dipasang saja.“Alhamdulillah, persiapan yang dilakukan untuk melaksanakan Pilpres 2014 besok sudah rampung. Saya berharap pelaksanaan Pilpres 2014 di Kota Medan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Selanjutnya saya mengajak mengajak seluruh warga Kota Medan agar memberikan hak suaranya sesuai dengan pilihan masing-masing,” kata Walikota.Dalam kesempatan itu Walikota juga mengungkapkan, meski hari pelaksanaan Pilpres 2014 libur umum namun pegawai yang bertugas di bagian pelayanan tetap bekerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu dilakukan agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terkendala. “Pimpinan mereka  akan mengatur jam kerja sehingga mereka juga dapat memberikan hak suaranya,” jelasnya. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

Berita

Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

Berita

Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

Berita

Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

Berita

Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020

Berita

Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk