Nias, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Erry Nuradi mengimbau aparat kepolisian dan TNI di Kepulauan Nias untuk melakukan antisipasi guna menekan terjadinya konflik yang dapat mengganggu kesuksesan pemilihan presiden (Pilpres) nantinya.Imbauan tersebut disampaikan Wagub Erry saat melakukan peninjauan kelengkapan logistik pilpres di kantor KPU Kabupaten Nias dan KPU Kota Gunungsitoli dalam rangka melihat persiapan pelaksanaan pilpres di Kepulauan Nias, Ahad (6/7/2014).Turut serta dalam peninjuanan, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Cucu Sumantri, Kapolres Nias AKBP J Permadi Wibowo, Dandim 0213 Nias Letkol Inf Rekso Sukmono dan sejumlah Pejabat Kabupaten Nias.Menurut Erry, Kepulauan Nias merupakan sakah satu daerah rawan konflik dalam pelaksanaan pesta demokrasi, baik pemilihan kepala daerah maupun legislatif. Untuk itu, aparat keamanan harus melakukan antisipsi dini dan persiapan matang agar pelaksanaan pilpres dapat berlangsung aman dan terkendali.“Saya yakin, jika aparat keamanan dan masyarakat saling menjaga keamanan, pelaksanaan pilpres di Kepulauan Nias akan berlangsung lancar. Siapapun yang akan unggul nantinya, harus kita dukung demi Indonesia yang lebih maju,” sebut Erry.Erry juga menegaskan, tanggungjawab keamanan di wilayah Kepulauan Nias tidak hanya tugas aparat keamanan, namun seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama, kaum muda tidak terkecuali juga menjadi tanggungjawab organisasi kemasyarakatan.“Seluruh elemen saya harap melakukan koordinasi agar proses penjoblosan dan penghitungan suara Pilpres berlangsung aman di Kepulaua Nias,” harap Erry.Sementara Kapolres Nias AKBP J Permadi Wibowo mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi secara berkala dengan berbagai pihak, termasuk Muspida setempat dalam upaya pengamanan, mulai pendistribusian logistik pilpres hingga proses penghitungan suara nantinya.“Ada tiga pola pengamanan yang diterapkan. Pertama tipe aman, tipe rawan 1 dan tipe rawan 2. Pada wilayah tertentu, petugas ditempatkan untuk mengantisipasi konflik yang dapat mengganggu berlangsungnya proses Pilpres,” sebut Permadi.Permadi juga menegaskan, untuk mengamankan pelaksanaan Pilpres di Kabupaten Nias dan Gunungsitoli, Polres Nias meyiagakan sedikitnya 75 aparat keamanan yang tersebar di sejumlah titik rawan.Dandim 0213 Nias Letkol Inf Rekso Sukmono juga mengatakan hal senada. Menurut Rekso, pihaknya juga mengerahkan personil TNI dengan kekuatan hampir sama dalam upaya mendukung pengamanan pelaksanaan Pilpres di Nias.“TNI sifatnya membantu. Untuk itu, kita intensif melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dalam pengamanan Pilpres, baik di titik rawan konflik maupun di TPS saat pemungutan suara,” sebut Rekso. (BS-001)