Wagub Sumut Imbau Aparat Keamanan Antisipasi Konflik Pilpres di Nias

Redaksi - Selasa, 08 Juli 2014 21:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072014/beritasumut_Erry-Nias2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Wagub Sumut Erry Nuradi bersama Pejabat Pemkab Nias, Polres dan Dandim 0213 Nias melakukan peninjauan ke Kantor KPU Nias dan Gunungsitoli untuk memastikan persiapan pilpres berlangsung lancar, Ahad (6/7/2014). (Ist)
Nias, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Erry Nuradi mengimbau aparat kepolisian dan TNI di Kepulauan Nias untuk melakukan antisipasi guna menekan terjadinya konflik yang dapat mengganggu kesuksesan pemilihan presiden (Pilpres) nantinya.Imbauan tersebut disampaikan Wagub Erry saat melakukan peninjauan kelengkapan logistik pilpres di kantor KPU Kabupaten Nias dan KPU Kota Gunungsitoli dalam rangka melihat persiapan pelaksanaan pilpres di Kepulauan Nias, Ahad (6/7/2014).Turut serta dalam peninjuanan, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Cucu Sumantri, Kapolres Nias AKBP J Permadi Wibowo, Dandim 0213 Nias Letkol Inf Rekso Sukmono dan sejumlah Pejabat Kabupaten Nias.Menurut Erry, Kepulauan Nias merupakan sakah satu daerah rawan konflik dalam pelaksanaan pesta demokrasi, baik pemilihan kepala daerah maupun legislatif. Untuk itu, aparat keamanan harus melakukan antisipsi dini dan persiapan matang agar pelaksanaan pilpres dapat berlangsung aman dan terkendali.“Saya yakin, jika aparat keamanan dan masyarakat saling menjaga keamanan, pelaksanaan pilpres di Kepulauan Nias akan berlangsung lancar. Siapapun yang akan unggul nantinya, harus kita dukung demi Indonesia yang lebih maju,” sebut Erry.Erry juga menegaskan, tanggungjawab keamanan di wilayah Kepulauan Nias tidak hanya tugas aparat keamanan, namun seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama, kaum muda tidak terkecuali juga menjadi tanggungjawab organisasi kemasyarakatan.“Seluruh elemen saya harap melakukan koordinasi agar proses penjoblosan dan penghitungan suara Pilpres berlangsung aman di Kepulaua Nias,” harap Erry.Sementara Kapolres Nias AKBP J Permadi Wibowo mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi secara berkala dengan berbagai pihak, termasuk Muspida setempat dalam upaya pengamanan, mulai pendistribusian logistik pilpres hingga proses penghitungan suara nantinya.“Ada tiga pola pengamanan yang diterapkan. Pertama tipe aman, tipe rawan 1 dan tipe rawan 2. Pada wilayah tertentu, petugas ditempatkan untuk mengantisipasi konflik yang dapat mengganggu berlangsungnya proses Pilpres,” sebut Permadi.Permadi juga menegaskan, untuk mengamankan pelaksanaan Pilpres di Kabupaten Nias dan Gunungsitoli, Polres Nias meyiagakan sedikitnya 75 aparat keamanan yang tersebar di sejumlah titik rawan.Dandim 0213 Nias Letkol Inf Rekso Sukmono juga mengatakan hal senada. Menurut Rekso, pihaknya juga mengerahkan personil TNI dengan kekuatan hampir sama dalam upaya mendukung pengamanan pelaksanaan Pilpres di Nias.“TNI sifatnya membantu. Untuk itu, kita intensif melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dalam pengamanan Pilpres, baik di titik rawan konflik maupun di TPS saat pemungutan suara,” sebut Rekso. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Transportasi Laut di Nias Selatan Kembali Beroperasi

Berita

Polda Sumut Ambil Alih Kasus Tiga Personel Polres Siantar Terlibat Sabu

Berita

Ketua Umum Yaperti Nias Lantik Rektor IKIP Gunungsitoli Periode 2016-2020

Berita

Kerugian dan Kerusakan Banjir dan Longsor di Jateng dan Sangihe Capai 302,37 Milyar Rupiah

Berita

Polda Sumut Masuk Lima Besar Polda yang Lamban Tangani Kasus

Berita

40 Laporan Ombudsman Mengendap Tiga Tahun di Polda Sumut