Medan, (beritasumut.com) – Sebanyak 40 stand UMKM berbasis kuliner dan non kuliner dengan produk andalan masing-masing mengisi Kampung Ramadhan 2014 yang digelar di Lapangan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata, Medan, Jumat (4/7/2014).Kehadiran Kampung Ramadhan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekitar dalam menjalani ibadah puasa maupun menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 H.Walikota Medan Dzulmi Eldin membuka langsung Kampung Ramadhan, Kamis (3/7/2014) malam. Kampung Ramadhan ini merupakan lokasiketiga dari rangkaian Ramadhan Fair yang digelar Pemko Medan setiap bulan puasa tiba. Sebelumnya, Ramadhan Fair telah diresmikan di dua lokasi yakni Taman Sri Deli dan areal Muhammadiyah Cabang Belawan agar seluruh masyarakat dapat menikmati even benruansa religi ini.Dihadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumatera Utara dan Kota Medan, Wakil Ketua MUI Medan Hasyim Said, Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Ketua FKUB Kota Medan Palit Muda Harahap, tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, lurah dan kepala lingkungan, Walikota menjelaskan Kampung Ramadhan ini sebagai wahana silaturahmi bagi warga sekitar.“Selain itu Kampung Ramadhan juga menjadi media syiar Islam serta sarana promosi bagi pelaku UMKM sekaligus even hiburan pariwisata serta berbagai masakan khas kuliner dan atraksi seni budaya bernuansa Islami. Kita harapkan even ini dapat memberikan dampak ekonomi, sekaligus mendorong masyakat untuk mencintai seni dan budaya daerah, khususnya yang bernuansa Islami,” kata Walikota.Kemudian Walikota ingin even ini bisa membangun citra Kota Medan sebagai kota religius yang semakin damai. Di samping itu menjadi momen kedekatan pemerintah dengan warga bersama stakeholder yang berguna bagi pembangunan kota.Untuk itulah Wali Kota mengajak seluruh pelaku usaha Kampung Ramadhan dan masyarakat dapat menjaga kereligian even ini. Khusus untuk para pelaku usaha kuliner, mantan Sekda Kota Medan ini berpesan agar menjual makanan dan minuman yang benar-benar bersih, sehat dan tanpa bahan pengawet sehingga layak konsumsi.Selanjutnya kepada masyarakat sekitar, Walikota berpesan agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk kebersihan selama berlangsungnya perhelatan Kampung Ramadhan sehingga para pengunjung merasa aman dan nyaman ketika mengunjunginya. “Mari jadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar kita semua dapat meraih semua keutamaan bulan Ramadhan sekaligus meningkatkan harmonisasi sosial yang semakin indah,” harapnya.Kampung Ramadhan ini berlangsung mulai 28 Juni sampai 23 Juli. Selain sebagai media syiar Islam, even ini juga untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah sekaligus sebagai media aktulisasi para pelaku UMKM baik kuliner maupun non kuliner di Kota Medan. Even ini juga diisi dengan serangkaian kegiatan seperti perlombaan nasyid, gerebek sahur, hiburan religi serta peringatan Nuzul Quran.Pembukaan Kampung Ramadhan ditandai dengan pemukulan beduk yang dilakukan Walikota didampingi Wakil Ketua DPRD Ikrimah Hamidy, unsur FKPD. Usai membuka Kampung Ramadhan, Walikota mendapat cindera mata dari seniman Medan berupa sebuah lukisan kaligrafi. (BS-001)