Medan, (beritasumut.com) – Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin mengaku kecewa atas ketidakhadiran sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan di dalam rapat paripurna dewan, Kamis (26/6/2014). Padahal rapat paripurna ini beragendakan Tanggapan/Jawaban Walikota Medan Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan Tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2013."Rapat paripurna ini adalah bentuk pertanggungjawaban Pemko Medan terhadap pelaksanaan APBD TA 2013, namun banyak Pimpinan SKPD yang tidak meresponnya, sehingga ada kesan rapat ini tidak begitu penting bagi mereka," ujar Amiruddin usai peripurna di Gedung DPRD Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan.Padahal hasil laporan keuangan ini merupakan hal penting untuk ditindaklanjuti oleh SKPD. Untuk itu politisi Partai Demokrat ini meminta Walikota Medan menegur Pimpinan SKPD yang tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut.Pendapat serupa dikatakan Wakil Ketua DPRD Medan Sabar Syamsurya Sitepu. Bahkan politisi Partai Golkar ini meminta Walikota Medan Dzulmi Eldin untuk mengevaluasi kinerja Pimpinan SKPD yang terkesan tidak peduli tersebut."Seharusnya seluruh Pimpinan SKPD Pemko Medan hadir dalam sidang paripurna ini, sebab paripurna DPRD Medan ini merupakan koreksi atas kinerja mereka," ujar Sabar.Menurut Sabar, ini sebuah sikap meremehkan Pimpinan SKPD terhadap lembaga DPRD Medan. Untuk itu pimpinan dewan ini minta agar Walikota Medan mengevaluasi kinerja Pimpinan SKPD yang terkesan tidak peduli tersebut. (BS-001)