Warga Tanjung Gusta Apresiasi Walikota Medan Atas Pembetonan Jalan Bakti

Redaksi - Selasa, 24 Juni 2014 23:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062014/beritasumut_Pemko-Medan2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Kini warga Jalan Bakti, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan merasa  gembira. Jalan yang sudah belasan tahun mereka lalui dengan kondisi rusak kini sudah diperbaiki.Yang lebih menggembirakan lagi, jalan yang diperbaiki lebih kuat dan berkualitas lagi. Pasalnya perbaikan yang dilakukan tidak melalui pengaspalan lagi melainkan pembetonan dengan konstruksi yang cukup kuat. Selain kualitas jalan akan tahan lama, jalan beton ini dipastikan mampu dilalui kendaraan bertonase sekitar 25 ton.Hal ini terungkap ketika Walikota Medan Dzulmi Eldin didampingi Kadis Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan Lubis meninjau langsung pembetonan Jalan Bakti, Selasa (24/6/2014). Belasan pekerja  tengah  mempersipakan dilakukannya pembetonan lanjutan. Dari 375 total panjang jalan yang dibeton, sekitar 100 meter lagi yang belum dibeton.Warga sangat berterima kasih kepada Walikota, sebab sudah lama mereka menanti dilakukannya perbaikan jalan. Sebelumnya pernah dilakukan perbaikan melalui pengaspalan. Namun usia jalan yang diaspal tidak panjang, sebab setiap kali hujan deras turun jalan selalu terendam air dengan ketinggian selutut orang dewasa. Menurut warga, kondisi itu terjadi  akibat drainase (parit) yang berada di samping kiri dan kanan Jalan Bakti mengalami sendimentasi sehingga tersumbat. Ditambah lagi aliran parit yang menuju Sungai Berderah pun tertutup akibat pembangunan rumah sejumlah warga. Akibatnya setiap kali hujan deras turut, drainase tidak mampu menampung debit air sehingga meluap dan menggenagi jalan yang lama kelamaan membuat jalan rusakUntuk itulah selain melihat pembetonan jalan, Walikota juga mengecek kondisi drainase. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, drainase tersumbat sehingga air tidak mengalir. Karenanya Walikota langsung memerintahkan Kadis Binas Marga untuk segera melakukan pengorekan. Mantan Wakil Walikota Medan itu khawatir jika pembetonan sudah selesai namun akhirnya rusak kembali akibat terus menerus terendam air.“Insya Allah hari ini juga drainase akan dikorek,” kata Walikota.Menurut Walikota, pembetonan jalan yang dilakukan ini untuk menyahuti keluhan masyarakat. Di samping itu Eldin ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat meski masa jabatannya tinggal setahun lebih lagi. Dengan pembetonan jalan ini, dia berharap masyarakat bisa merasa lebih senang dan tenang lagi.“Perbaikan infrastruktur, terutama jalan menjadi salah satu program prioritas utama yang kita lakukan. Setelah pembetonan Jalan Bakti, sejumlah jalan lainnya akan menyusul. Hal ini kita lakukan untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Semoga masyarakat bisa merasakan manfaat dari pembetonan jalan yang kita lakukan ini,” ungkapnya.Selain pembetonan jalan, masalah drainase tak luput menjadi perhatian Walikota. Di samping melakukan pengorekan, dia juga ingin melakukan pembicaraan dengan Pemkab Deli Serdang untuk meluruskan drainase sehingga akhirnya bisa menembus Sungai Berderah. Sebab, sebagian kawasan Jalan Bakti masuk wilayah Deli Serdang.Eldin berharap langkah yang dilakukannya ini bisa mengurangi kerusakan jalan akibat dipicu genangan air.“Tidak hanya itu saja,  upaya yang kita lakukan ini juga agar singkron dengan program Medan, Bidang, Deli Serdang dan Tanah Karo (Mebidangro),” paparnya.Kadis Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan menjelaskan, pembetonan Jalan Bakti sepanjang 375 meter dengan lebar lebih kurang  4 meter. Sedangkan ketebalan beton sekitar 17 cm yang dicor dengan menggunakan konstruksi besi. Proses  pembetonan sampai  selesai dan bisa dijalani akan memakan waktu sekitar 28 hari.“Jalan yang sudah sudah dibeton saat ini memang sudah bisa dilalui namun kapasitas kendaraan yang melintasinya tidak boleh melebihi 3 ton. Akan tetapi setelah 28 hari jalan ini bisa dilalui kendaraan yang tonase sampai 25 ton. Untuk itu kita minta kepada warga dan kepala lingkungan untuk menjaga agar jalan ini tidak dulu dilalui kendaraan yang bertonase melebihi 3 ton,” jelas Syahnan.Sementara itu Maswandi mewakili warga setempat, mengucapkan rasa terima kasihnya atas pembetonan Jalan Bakti. Dengan pembetonan ini jalan yang selama ini rusak kini sudah bagus kembali dan kualitasnya tidak diragukan lagi. Dia berharap jalan-jalan di Kota Medan juga harus dilakukan pembetonan seperti Jalan Bakti.“Saat ini kami bisa mengatakan Jalan Bakti merupakan jalan terbaik yang ada di Kota Medan. Kita pun tidak menyangka jika Jalan Bakti dibeton, semula kita mengira jalan ini hanya diaspal biasa saja. Jadi  Jalan Bakti ini sekarang bisa dikatakan sebagai jalan percontohan di Kota Medan. Untuk itu atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Eldin. Ini membuktikan beliau sangat memperhatikan masyarakatnya,” papar Maswandi. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Pertamina Sumbagut Ajak Warga Medan Ramaikan Rekor MURI Memasak Pakai Bright Gas

Berita

LPA Apresiasi Pemenuhan Hak Anak yang Berkonflik dengan Hukum di UPT RPS Deli Serdang

Berita

Kasus Kekerasan Seksual Anak, LPA Deli Serdang Apresiasi LPSK RI

Berita

Ribuan Warga Medan Larut dalam Kemeriahan Imlek, Rico Waas: Kekuatan Medan Ada pada Kemajemukan

Berita

Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Berita

Tak Ada Pemberitahuan, Listrik Padam 3 Jam saat Warga Tertidur