Medan, (beritasumut.com) – Di hari keduanya menjabat sebagai Walikota Medan defenitif, Dzulmi Eldin mendapat kado sangat membanggakan setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Medan Tahun Anggaran 2013.Hasil membanggakan ini diraih setelah Tim Auditor BPK RI Perwakilan Sumatera Utara melakukan pemeriksaan atas LKPD Kota Medan TA 2013. Dengan demikian Pemko Medan berhasil mencetak hattrick selama tiga tahun berturut-turut sejak 2011, 2012 dan 2013 berhasil mendapatkan opini WTP. Padahal tahun-tahun sebelumnya hanya mampu meraih opini disclaimer.Hasil pemeriksaan LKPD Kota Medan 2013 ini diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Muktini kepada Wakil Ketua DPRD Medan Augus Napitupulu di Kantor BPK RI Perwakilan Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (20/6/2014). Setelah itu politisi PDI Perjuangan ini selanjutnya menyerahkan LKPD kepada Walikota.Walikota Medan Dzulmi Eldin didampingi Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Kepala Inspektorat Farid Wajedi, Kadispenda M Husni, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Irwan Ritonga, Kabag Perlengkapan dan Aset Agus Suriono, menyampaikan ucapan rasa syukur dan terima kasihnya atas keberhasilan Pemko Medan meraih kembali opini WTP.Mantan Sekda Kota Medan ini optimis, hasil membanggakan ini tentunya akan memotivasi seluruh jajarannya untuk meningkatkan kinerjanya lagi, terutama dalam mempersiapkan LKPD. Apalagi opini WTP yang diterima ini masih ada beberapa cacatatan yang harus ditindaklanjuti. “Jadi saya berharap keberhasilan ini semakin memotivasi seluruh jajaran Pemko Medan untuk meningkatkan kinerjanya lagi. Dengan demikian ke depannya saat kembali menerima WTP, tidak ada lagi catatan-catatan,” harap Eldin.Untuk mewujudkan hal itu, Eldin minta kepada pihak BPK agar terus memberikan dukungan dan tak bosan-bosannya memberikan bimbingan kepada seluruh jajarannya sehingga LKPD Kota Medan ke depannya lebih baik lagi. “Dengan dukungan dan bimbingan terus dari BPK, kita dapat mengetahui sisi-sisi mana lagi yang harus ditingkatkan,” ungkapnya. (BS-001)