Medan, (beritasumut.com) – Calon Presiden Prabowo Subianto, mengingatkan pendukungnya untuk tidak mengejek pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Dia meminta agar tidak ada pihak yang menjelekkan para pemimpin bangsa.Peringatan itu disampaikan Prabowo tak lama setelah dia memulai kampanyenya di Gedung Serba Guna, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (11/6/2014). Awalnya Prabowo memaparkan ada dua pasangan calon pada pilpres kali ini."Melalui proses yang tidak ringan, rakyat diberi pilihan pada pilpres kali ini, yaitu pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Pasangan nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla," katanya.Saat Prabowo menyebut nama Joko Widodo-Jusuf Kalla, para peserta kampanye serentak mengejek. Mereka berteriak, "Wuu."Prabowo langsung merespons dan mengingatkan agar pendukungnya untuk menghentikan ejekan itu. "Jangan, jangan seperti itu! Bangsa yang beradab itu selalu menghargai semua pemimpin," ucapnyaDia menambahkan, semua orang boleh bersemangat dan mendukung pimpinannya. "Tapi kita jangan menjelek-jelekkan orang lain," tegasnya.Prabowo juga mengatakan, perjuangannya tulus untuk kemajuan bangsa dan seluruh rakyat Indonesia. Sejak awal dia mengabdi kepada bangsa ini."Saya seorang jenderal, pangkat itu bukan pemberian, tapi hasil pengabdian. Saya bukan jenderal belakang meja! Saya bukan jenderal pengecut! Saya bukan jenderal koruptor! Saya pernah lihat putra bangsa gugur di medan perang. Saya mendampingi komandan saya yang gugur di medan perang," teriaknya.Karena itu, Prabowo memohon agar rakyat mendukungnya. Dia pun mengimbau para relawan terus mengampanyekan dirinya. "Sampaikan pada keluarga, sampaikan pada tetangga. Bagi yang belum menikah, ajak pacar-pacarmu," imbaunya.Setelah berorasi, Prabowo meninggalkan Gedung Serba Guna. Namun, rencana mengunjungi Pasar Aksara yang sudah terjadwal dibatalkan. Dia langsung menuju Bandara Kualanamu untuk terbang ke Aceh. (BS-001)