Jokowi Usul Dirjen Untuk Urusi Guru

Redaksi - Selasa, 10 Juni 2014 16:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062014/beritasumut_Jokowi-JK.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Calon Presiden Joko Widodo bertemu puluhan guru di Hermes Place, Jalan Monginsidi, Medan, Selasa (10/6/2014). Dia menegaskan akan mengutamakan sektor pendidikan, termasuk meningkatkan kesejahteraan guru."Pendidikan harus ditempatkan di posisi utama dalam pembangunan dan guru berada di posisi terdepan," kata Jokowi dalam acara bertajuk Lokakarya Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Bersama Ir H Joko Widodo itu.Untuk membangun pendidikan itu, Jokowi juga menyampaikan sejumlah gagasannya. Salah satunya dia menilai perlunya pembentukan Kementerian Pendidikan Tinggi dan Riset.Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan dan membantu guru, Jokowi memandang perlunya dirjen yang khusus mengurus  guru. Dia juga menilai, pendidikan guru yang benar itu di asrama. "Supaya kualitasnya sama dari Sabang sampai Merauke," ucap Jokowi.Soal ujian nasional (UN), Jokowi juga menyampaikan sikapnya. Dia menyatakan siswa SD dan SMP tidak perlu mengikuti UN. Sedangkan siswa SMA tetap ikut UN namun, hasilnya tidak dijadikan penentu kelulusan. "Hasilnya hanya untuk pemetaan," ucap Jokowi disambut tepuk tangan para guru.Jokowi kembali memaparkan, harus ada evaluasi kurikulum dalam dunia pendidikan Indonesia. Menurutnya, pendidikan siswa SD tidak seharusnya dibebani ilmu pengetahuan seperti yang saat ini diberikan, namun pendidikannya harus dititikberatkan pada pembangunan karakter dan mental. "Saya sudah berbicara di PGRI dan 99 persen mereka setuju. Yang terpenting adalah pembangunan karakter," sambungnya.Mantan Wali Kota Solo ini tak lama bertemu para guru, hanya sekitar setengah jam. Selanjutnya, dia bergegas ke pertemuan dengan tim relawan, sebelum bergerak menuju Belawan.Saat berjalan di koridor dan halaman Hermes Place, Jokowi disambut antusias para pengunjung gedung yang juga jadi lokasi perbelanjaan dan nongkrong itu. Mereka mengelu-elukan dan mengejar, sampai gubernur DKI Jakarta itu naik ke mobil dan berlalu. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lau Simeme

Berita

Panglima TNI Sematkan Brevet Kehormatan Hiu Kencana Kepada Presiden RI di atas KRI RJW-992

Berita

Presiden Tekankan Pentingnya Bangun SDM Unggul untuk Tingkatkan Daya Saing Global

Berita

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu Berkapasitas 82 Juta Meter Kubik

Berita

Presiden Jokowi Kecam Keras Serangan Israel ke Rafah

Berita

Presiden Tegaskan Pemerintah Bantu Relokasi Korban Banjir dan Bangun Sabo Dam di Sumatera Barat