Medan, (beritasumut.com) – Rasa nasionalisme yang sudah tidak diragukan lagi serta sikap tegas tidak mau diintervensi pihak asing sejatinya sudah terpatri dalam diri Prabowo sejak masih berusia belia.Suatu ketika, saat Prabowo muda saat masih Taruna Akabri, pernah menolak pemberian uang saku dari Pemerintah Australia.Hal itu dikisahkan Ketua Umum Tim Pemenangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho pada acara Pengukuhan/Deklarasi Laskar Melati untuk Pemenangan Prabowo-Hatta di Garuda Plaza Hotel, Medan, Ahad (8/6/2014).Kisah itu diketahui Gatot dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang merupakan teman satu angkatan Prabowo di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri)."Saya kemarin bersebelahan dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima PNPM Award. Dia (Gubernu Bali) mengatakan sangat kenal karakter Prabowo,” ujarnya. Misalnya, saat Prabowo dan Mangku Pastika mengikuti pertukaran taruna di Australia, Prabowo saat itu menolak diberikan uang saku oleh Pemerintah Australia, katanya. (BS-033)