Banggar DPRD Semarang Kunker ke Medan

Redaksi - Rabu, 04 Juni 2014 19:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir062014/beritasumut_Kunker-Banggar-DPRD-Semarang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Kunker Banggar DPRD Semarang. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Untuk dapat belajar poin-poin penting terutama di bidang keuangan dan anggaran pada Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Badan Anggaran DPRD Kota Semarang melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Medan, Rabu (4/6/2014). Kunjungan itu diharapkan bermanfaat bagi Kota Semarang ke depan, terutama bagi pengelolaan Anggaran untuk Ibukota Jawa Tengah tersebut.Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Semarang sebanyak 12 orang dan 7 orang dari SKPD Pemko Semarang serta 4 orang dari Sekretariat Dewan yang dipimpin Ketua DPRD Kota Semarang Wiwin Subiano diterima Plt Walikota Medan Dzulmi Eldin diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Kriswan di Kantor Walikota Medan.Wiwin Subiano mengatakan, kunjungan kerja ke Kota Medan adalah  untuk banyak belajar tentang berbagai bidang pemerintahan, terutama di bidang anggaran dan pemeliharaan aset Pemko Medan termasuk sistem mendongkrak peningkatan PAD.“Meski Kota Semarang tidak jauh beda dengan Kota Medan yang mempunyai luas daerah 370 km persegi dan jumlah penduduk 1,6 juta setengah dari jumlah penduduk Kota Medan, namun nilai APBD hanya Rp2,9 triliun dan PAD Rp500 miliar,” katanya.Sebelumnya, Staf Ahli Bidang Pembangunan Walikota Medan Kriswan menjelaskan tentang gambaran umum Kota Medan yang mempunyai luas daerah 26.510 hektar, terdiri dari 21 kecamatan dengan jumlah 151 kelurahan dan 2001 kepala lingkungan dan dengan penduduk yang multikultural terdiri atas berbagai etnis, suku dan agama.“Kota Medan juga sebagai pintu gerbang Indonesia belahan barat dan tercatat sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia pada Tahun 2011 Kota Medan bersama Kota Makassar dan Kota Denpasar telah ditetapkan menjadi kota metropolitan baru. Disamping itu Medan juga telah menerima penghargaan sedikitnya 37 penghargaan yang terakhir adalah Penghargaan Pangripta Nusantara,” katanya.Dengan kunjungan ini, Kriswan berharap antara Kota Medan dan Kota Semarang dapat bertukar pikiran dan menambah informasi bagi anggota dewan khususnya Badan Anggaran sehingga nantinya dapat diterapkan diwilayahnya. Disamping itu Pemko Medan juga dapat menggali informasi dari Kota Semarang. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Berita

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Berita

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Berita

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Berita

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Berita

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern