DPRD Bandung Barat Studi Banding ke Medan

Redaksi - Rabu, 21 Mei 2014 23:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052014/beritasumut_Sunariya-Irawan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Sunariya Irawan menerima plakat dari Marah Husin. (Ist)
Medan, (beritasumut.com) – Untuk memperkaya perbendaharaan Komisi C dan D DPRD Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat melakukan studi banding ke Kota Medan.Kehadiran Anggota DPRD Bandung Barat diterima Pelaksana Tugas Walikota Medan diwakili Staf Ahli Bidang Hukum Marah Husin Lubis Ruang Rapat I Kantor Walikota Medan, Jalan Maulana Lubis, Medan, Rabu (21/5/2014).Sunariya Irawan selaku Pimpinan II mengatakan, kedatangan mereka ke Medan adalah merupakan keputusan bersama karena Medan adalah kota yang terbesar nomor 3 di negeri ini dengan maksud untuk banyak belajar tentang berbagai bidang pemerintahan, termasuk sistem mendongkrak peningkatan PAD, dan bagaimana sikap Pemko Medan menyikapi maraknya kejadian saat ini tentang pelecehan seksual terhadap anak didik.“Maklumlah, kabupaten kami baru berusia 7 tahun. Kota Bandung telah dimekarkan menjadi 1 kota dan 3 kabupaten pada tahun 2007, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Cimahi,” ujarnya.Kabupaten Bandung Barat dengan luas daerah 1.335 km persegi, jumlah penduduk lebih kurang 1 juta jiwa, memiliki 16 kecamatan dan 165 desa dan mempunyai Pendapatan Asli Daerah ( PAD) sebesar Rp265 milliar.“Kami sangat meyakini banyak hal yang dapat kami petik atas kunjungan kerja ke Kota Medan ini termasuk penanganan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di bidang kesehatan,” kata Sunariya.Sebelumnya, Marah Husin membacakan kata sambutan Plt Walikota Medan tentang sekilas gambaran umum Kota Medan yang juga sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara.Dijelaskannya, Kota Medan sebagai kota jasa dan industri mempunyai luas daerah 26.510 hektare, terdiri atas 21 kecamatan, 151 kelurahan dan 2001 kepala lingkungan. Jumlah penduduk tetapnya 3 juta jiwa dari berbagai suku, etnis dan agama, namun hidup tetap berdampingan dengan rukun dan damai.Medan yang dahulunya merupakan salah satu benteng pada masa penjajahan Belanda , kini telah berdiri 43 hotel berbintang, 26 pusat perbelanjaan modern, 17 restoran besar , 18 rumah sakit, 8 bank pemerintah dan 55 bank swasta.Selain Ibukota Provinsi Sumatera Utara, Kota Medan merupakan pintu gerbang Indonesia belahan Barat dan tercatat sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia dan pada Tahun 2011 lalu Kota Medan bersama dengan Kota Makassar dan Kota Denpasar telah ditetapkan menjadi kota metropolitan baru.Pada perjalanannya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, Kota Medan sedang bergiat dalam melakukan perubahan dan pembangunan demi terwujudnya visi dan misi, telah membuahkan hasil sedikitnya 37 penghargaan hingga pada April 2014. Yang baru diperoleh adalah Penghargaan Pangripta Nusantara diperoleh dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura

Berita

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Berita

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Berita

Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Berita

Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara

Berita

PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern