Efisiensi Anggaran, 31 Program Disbudpar Medan Tidak Terlaksana

Redaksi - Rabu, 07 Mei 2014 14:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052014/beritasumut_Pemko-Medan2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi. (Google)
Medan, (beritasumut.com) – Dampak dari efesiensi anggaran dan tidak tertampungnya anggaran di Perubahan APBD Tahun Anggaran 2013, sebanyak 31 program kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan tidak terlaksana. Hal itu diketahui dari capaian kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan yang diserahkan kepada Panitia Khusus (Pansus) Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPj) DPRD Kota Medan, Rabu (7/5/2014).Dalam laporannya, Kadisbudpar Medan Busral Manan menjelaskan ada 31 kegiatan yang tidak terlaksana yaitu kegiatan pengadaan peralatan gedung kantor (efisiensi), pengadaan mebeleur (efisiensi), pengadaan komputer dan perlengkapannya (efisiensi), rehabilitasi gedung kantor(efisiensi), pembuatan profil SKPD full HD (efisiensi).Kemudian pengadaan dan penbuatan software interactive touch screen(efisiensi), pengadaan pakaian dinas (efisiensi), pembinaan usaha dan tenaga kerja bidang pariwisata (tidak ditampung), penyususnan laporan pencapaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD (tidak tertampung), penyusunan rencana kerja SKPD (efisiensi), kontribusi bintek/workshop dalam/luar daerah (tidak tertampung), Medan Mega Fair (efisiensi), Festival Bakcang (tidak ditampung).Lalu Festival Film Dokumenter (tidak ditampung), pengadaan alat peraga budaya dan etnis (tidak tertampung), peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran pariwisata (efisiensi), pembuatan alat-alat promosi pariwisata/display (tidak ditampung), penyelenggaraan pemilihan jaka dara Kota Medan (tidak ditampung).Pengembangan statistik kepariwisataan (tidak ditampung), pelaksanaan atraksi seni dan budaya diruang publik (tidak ditampung), promosi pariwisata diruang publik (tidak ditampung), Medan Tourism Magazine Campaign (tidak ditampung), fokus grup diskusi pemasaran pariwisata (tidak ditampung), pembuatan profil kuliner Kota Medan (efisiensi), Festival Danau Siombak (tidak ditampung).Renovasi/pemeliharaan objek daya tarik wisata(efisiensi), pembuatan storyboard di bangunan bersejarah (tidak ditampung), pengelolaan dan pengembangan situs Kota Cina sebagai objek pembelajaran dan destinasi wisata sejarah dan budaya di Sumut (tidak ditampung), Festival Kuliner (tidak ditampung), Medan Tourism Expo dalam rangka Pesta Danau Toba (tidak ditampung).   Selain kegiatan yang tidak terlaksana, pada Tahun 2013 Disbudpar juga telah melaksanakan kegiatan yang pembiayaannya dimasukkan ke anggaran 2014 sebesar Rp213.750.000. Oleh karenanya kegiatan tersebut tidak masuk dalam realisasi keuangan Tahun 2013. Kegiatan tersebut berupa belanja bahan material penunjang kerja kegiatan pembinaan kelompok sanggar tari dan seni Kota Medan Rp14.200.000, belanja jasa event organizer (EO) kegiatan jamuan tamu dan atraksi seni dan budaya Rp50 juta, belanja jasa EO kegiatan jamuan tamu dan atraksi seni dan budaya Rp45 juta, belanja jasa konsultan kegiatan penataan dan sewa counter informasi Rp49.550.000 serta biaya publikasi dan dokumentasi kegiatan Christmas Season Rp55 juta.Sementara itu, kebijakan keuangan Disbudpar Kota Medan Tahun 2013 sebesar Rp32.332.767.000 dengan realisasi sebesar Rp22.912.455.727,10 atau 70,87%. Hal ini terdiri atas belanja tidak langsung sebesar Rp9.922.740.000. Dana yang terealisasi sebesar Rp5.747.607.091 atau sebesar 57,92% . Sedangkan belanja langsung sebesar Rp 22.410.027.000 yang terealisasi sebesar Rp17.164.848.636,10 atau 76,59%.Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus LKPj DPRD Medan Ilhamsyah mengatakan kendala yang disampaikan Disbudpar Medan akan menjadi pertimbangan pihaknya sebagai laporan hasil pansus dalam paripurna mendatang. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ratusan Anak Ikuti Lomba Lukis Disbudpar Medan

Berita

Hujan, Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Disbudpar Medan Ramai Pengunjung

Berita

Pentas Kreatifitas Seni dan Budaya Medan Pukau Warga

Berita

Diskotek LG Tetap Beroperasi, Disbudpar Harus Bertanggungjawab

Berita

Pansus LKPj Tim A DPRD Medan Pertanyakan Efisiensi Anggaran di Dinsosnaker

Berita

DPRD Tuding Disbudpar Medan Lamban Tertibkan Restoran Halal dan Non Halal