Medan, (beritasumut.com) – Rekapitulasi penghitungan suara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) mulai Selasa (22/4/2014) di Hotel Grand Angkasa, Medan diikuti 32 KPU Kabupaten/Kota. Sementara satu kabupaten yakni Nias Selatan (Nisel) tidak dapat mengikuti rapat pleno tersebut karena masih harus melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 30 tempat pemungutan suara (TPS). Komisioner KPU Sumut Benget Silitonga mengatakan jadwal rekapitulasi suara di tingkat KPU Sumut hingga 24 April sekaligus penetapan hasilnya. "Jadwal kita di KPU Provinsi kan sampai 24 April," katanya kepada wartawan saat jeda Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Provinsi Sumut pada Pemilu 2014, Selasa (22/4/2014).Namun dipastikan bahwa rekapitulasi tidak akan bisa selesai seluruhnya sesuai jadwal. Pasalnya pelaksanaan PSU di Kabupaten Nisel jadwalnya akan berlangsung pada Sabtu (26/4/2014) mendatang. Sementara penetapan di KPU Sumut sebelum tanggal tersebut. Menurut Benget kondisi ini tidak menjadi alasan pihaknya untuk menunda rekapitulasi. "Kita di 24 April sudah ketok palu. Memang masih gantung semuanya, karena di sana (Nisel) belum ada hasilnya. Tetapi nanti kan nanti ada catatan untuk itu. Jadi khusus Nisel akan langsung ke pusat," sebutnya.Dijelaskan Benget, PSU dilakukan untuk seluruh jenis surat suara. Oleh karena itu, penetapan untuk hasil rekapitulasi suara DPRD Nisel, DPRD dapil Sumut VIII, DPD dan DPR RI Dapil Sumut II ditunda menunggu hasil PSU di kabupaten tersebut."Masalahnya semua jenis surat suara yang diulang. Jadi ya diulang semua. Kalau jadwalnya tidak berubah, setelah PSU, datanya akan kita kirim langsung ke pusat. Karena kan 26 April nanti sudah mulai rekapitulasi secara nasional," ujarnya.Sementara untuk kesiapan PSU di Nisel sendiri, disampaikan Benget saat ini kiriman logistik dari pusat sedang dalam perjalanan menuju Sibolga, baru kemudian dibawa ke Gunung Sitoli."Tapi tergantung ketersediaan logistik dari pusat. Sejauh ini sudah mendekati Sibolga. Dari situ nanti baru dibawa ke Gunung Sitoli dan diteruskan ke Nisel (Teluk Dalam). Mudah-mudahan tidak ada kendala, terutama cuaca yang sering dikhawatirkan," tandasnya. (BS-001)