Medan, (beritasumut.com) – Calon Wakil Presiden Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, krisis listrik di Sumatera Utara (Sumut) merupakan cermin dari lambatnya pembangunan infrastruktur di Indonesia.“Ketersediaan listrik bagi satu daerah sangat penting, seperti Sumatera Utara. Kita bisa bayangkan berapa kerugian yang dialami karena gangguan pasokan listrik ini,” ujar HT yang menjadi juru kampanye Partai Hanura di Lapangan Bola Kaki Kwala Bekala, Jalan Luku/ Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumut, Selasa (1/4/2014) siang.Dikatakannya, krisis listrik tidak hanya terjadi Sumut, melainkan hampir di seluruh Indonesia."Persoalan infrastruktur tidak bisa ditanggulangi oleh pemerintah sendiri, pemerintah harus membuka invenstasi dengan mengikutsert akan peran swasta, sehingga masalah listrik bisa ditangani lebih cepat. Jika tidak, pembangunan di Indonesia semakin lambat," ujarnya.Dikatakannya, banyak aktivitas masyarakat terhambat karena masalah listrik, seperti yang dialami warga Sumut. Hal ini tidak bisa dibiarkan berlama-lama agar masyarakat tidak semakin dibebani lagi. "Persoalan listrik bukan hanya masalah daerah, melainkan harus mendapat perhatian serius dari pusat. Secara keseluruhan infrastruktur kita bermasalah, mulai dari listrik, jalan, jalan tol, pelabuhan, akses transportasi antar pulau, air bersih, dan banyak lagi. Ini membuat kita berputar-putar pada masalah yang sama setiap saat. Harus ada terobosan sehingga masalahnya bisa segera diatasi,” bebernya.HT juga optimistis Sumut akan menyumbang dukungan cukup tinggi untuk suara Partai Hanura.“Melihat antusiasme dan banyaknya masyarakat yang hadir, saya yakin Hanura di Sumut akan memberikan dukungan maksimalnya untuk kemenangan Partai Hanura. Indonesia butuh perubahan, Sumut butuh perubahan, dan Partai Hanura punya visi misi yang jelas untuk perubahan itu,” tegasnya. (BS-031)