Medan, (beritasumut.com) – Berbagai cara dilakukan untuk sosialisasi tahapan penyelenggaraan pemilu. Salah satunya seperti yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), melalui kegiatan gerak jalan santai yang digelar di Lapangan Merdeka, Medan, Sumut, Ahad (9/3/2014). Untuk memobilisasi massa yang terdiri atas unsur calon legislatif (Caleg) partai politik (Parpol), pemerintah dan masyarakat, KPU Sumut menggelontorkan anggaran Rp55 ribu untuk setiap peserta. "Ya, kita anggarkan Rp55 ribu untuk setiap peserta tetapi bukan dalam bentuk uang. Kita bekali setiap peserta dengan kaos dan topi," ungkap Sekretaris KPU Sumut Rajab Lubis di sela-sela penarikan undian lucky draw Gerak Jalan Santai KPU Sumut dan KPU Medan, menuju pemilu jujur dan adil, yang dirangkai dengan simulasi tata cara mencoblos.Sayangnya, soal biaya acara yang dikemas Event Organizer Anak Medan itu, Rajab terkesan tidak transparan. Padahal jika diamati, panggung berukuran megah dengan kapasitas sekitar 50.000 watt itu, menelan anggaran yang tidak sedikit. Massa yang memadati areal Lapangan Merdeka juga tidak sesuai target KPU Sumut semula 3.500 peserta. Ketua KPU Sumut Mulia Banurea yang dikonfirmasi perihal sponsor-sponsor pendukung acara, juga enggan berkomentar. "Acara ini dikemas seperti di India, ada kasta-kasta jika dilihat dari kostum yang digunakan. Ada yang mengenakan t-shirt dan ada juga yang pakai kaos berkrah. Bahannya kaosnya pun berbeda dengan yang digunakan panitia. Apakah perincian pengajuan anggarannya juga berbeda, ini kan patut dipertanyakan," celetuk Edu, seorang peserta gerak jalan.Apa yang disampaikan Edu tak berbeda dengan amatan wartawan. Untuk semua peserta gerak jalan, t-shirt yang diberikan panitia berbahan kain jenis PE. Sementara untuk panitia bahan kaosnya dari kain sejenis katun.Menurut Syahril, pemilik UD Ananda bidang usaha orderan jahit seragam sekolah, kantor dan kaos olahraga, t-shirt (kaos oblong) tanpa krah plus sablon dengan bahan kain PE Rp22 ribu per kaos dan Rp25 ribu per kaos (berkrah). Sedangkan untuk kaos oblong tanpa krah plus sablon berbahan sejenis katon Rp32 ribu dan Rp35 ribu per kaos (berkrah)."Kalau untuk topi seperti ini plus sablon seperti yang dipakai anak-anak sekolah, harga jadinya Rp7 ribu untuk satu topi," pungkas Syahril, sambil mengamati topi dari KPU Sumut yang dikenakan wartawan. (BS-001)