Medan, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan T Dzulmi Eldin S menerima audiensi 15 orang Purna Praja Angkatan XX Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang ditempatkan di Pemko Medan di Balaikota Medan, Jalan Maulana Lubis, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (25/2/2014). Eldin berpesan agar mereka dapat menjalankan tugas dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Selain itu jangan pernah sekalipun menggerutu ataupun melawan atasan selama menjalankan tugas.Saat menerima 15 orang Purna Praja itu, Eldin turut didampingi Kepala BKD Kota Medan Lahum Lubis, Kabag Humasy Budi Hariono dan Kabag Umum M Andi Syahputra. Sedangkan 15 orang Purna Praja dipimpin M Awal Syahputra. Selain memperkenalkan diri sekaligus bersilaturahmi, mereka juga menyatakan siap melaksanakan tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab.Kepada para Purna Praja, Eldin menyambut baik kehadiran mereka. Diharapkan kehadiran para Purna Praja ini membawa perubahan iklim kerja yang lebih baik di lingkungan Pemko Medan dengan ilmu-ilmu yang dipelajari selama ini. Kemudian Eldin mengingatkan mereka agar senantiasa bekerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.“Saya ingatkan selama menjalankan tugas, jangan pernah sekalipun melawan atasan. Kemudian jangan pernah sekalipun sakit hati baik kepada rekan kerja maupun atasan. Jika timbul rasa sakit hati, itu menunjukkan kalian bersifat besar kepala. Harus diingat yang menilai kerja kita bukan kita sendiri melainkan orang lain,” kata Eldin.Selain itu kata Eldin lagi, para Purna Praja jangan pernah sekalipun menganggarkan orang tua maupun bekingnya masing-masing dalam bekerja. Sebab, tindakan seperti itu sudah tidak zamannya lagi. “Kalau kita selalu menganggarkan orang tua ataupun deking, maka begitu mereka habis, maka habislah kita. Jadi yang perlu dianggarkan dan dibanggakan adalah prestasi kerja. Dengan prestasi kerjalah kita bisa meraih jabatan,” ungkapannya.Menurut Eldin, dirinya sendiri selama ini tidak pernah menyangka bisa menjadi Pelaksana Tugas Walikota Medan. Ketika pertama kali menjadi pegawai, dirinya hanya bertugas mengetik surat dan membuat pembukaan. “Yang penting kita harus terus bekerja dengan penuh keikhlasan serta tanggung jawab penuh. Soal rezeki, Tuhan yang mengaturnya. Kalian semua harus yakin itu, saya telah merasakan dan mengalaminya” pesannya.Kemudian Eldin menggarisbawahi, selama bertugas dia mengingatkan jangan pernah sekalipun membayar ataupun minta pembayaran terkait pengurusan administrasi yang dilakukan. Jika sampai tahu, dirinya langsung mengambil tindakan tegas. “Siapa yang ketahuan langsung saya keluarkan. Hal ini saya lakukan untuk melatih kalian agar benar-benar dalam menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.Sementara itu menurut M Awal Syahputra, jumlah Purna Praja yang ditempatkan di Pemko Medan berjumlah 16 orang. Berhubung salah seorang rekan mereka sakit, maka yang datang beraudiensi hanya 15 orang orang. Dari 16 Purna Praja, 15 orang dulunya mendaftar dari Kota Medan, hanya 1 orang yang mendaftar dari Padang Sidempuan.“Jumlah kami seluruhnya 16 orang, 12 putra dan 4 putri. Kami berasal dari beberapa jurusan yaitu politik pemerintahan, majemen pemerintahan, keuangan daerah, kependudukan dan catatan sipil serta manajemen pembangunan. Kami semua siap menjalankan tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” kata Awal seraya menambahkan saat ini mereka ditempatkan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan. (BS-001)