Medan, (beritasumut.com) – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Tengku Erry Nuradi mengimbau jemaat Katolik Kabanjahe untuk bersabar dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Sinabung. Selain itu, Erry juga mengajak seluruh masyarakat korban Gunung Sinabung untuk optimis bencana segera berakhir. Imbauan itu disampaikan Wagub Sumut Tengku Erry saat menerima audiensi Ketua Panitia Pembangunan Gereja Khatolik Santa Perawan, Kabanjahe, Suang Karokaro, di ruang kerjanya Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (13/2/2014). Turut hadir dalam audisensi tersebut Sekretaris Panitia Pembangunan Gereja Katolik Santa Perawan Markus Malau, Kepala Bagian Agama Biro Binsoskesmas Sumut Sudarto Purba, Kabid Ideologi Kesbangpollinmas Sumut Muhammad dan Asisten III Arsyad Lubis. Dalam kesempatan tersebut, Erry menyatakan, bencana erupsi Gunung Sinabung telah mempersembahkan banyak penderitaan, tidak hanya bagi jemaat Gereja Katolik Santa Perawan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Karo, baik yang terkena dampak maupun tidak langsung. Untuk itu, seluruh masyarakat diharapkan bersabar. “Saya meminta kepada pengurus Gereja Katolik di Kabanjahe untuk memberikan pemahaman kepada jemaat agar bersabar dalam menghadapi bencana Gunung Sinabung. Siraman rohani dari pengurus gereja semoga dapat mendinginkan jemaat agar tabah menghadapi cobaan,” harap Erry. Erry mengatakan, peran pengurus gereja sangat bermanfaat dalam memberikan pemahaman kepada jemaat disaat kondisi memprihatinkan seperti saat ini. “Pemerintah Provinsi dan Pemkab Karo terus berupaya melakukan pelayanan terbaik bagi korban Gunung Sinabung, baik di lokasi penampungan maupun kepada masyarakat yang terkena dampaknya. Seiring dengan itu, pihak gereja saya harap mengambil peran mendinginkan hati masyarakat,” sebut Erry. Selain itu, Pemprov Sumut dan Pemkab Karo juga berusaha secepatnya menyediakan lahan rekokasi bagi masyarakat yang berada di radius 3 kilometer dari kaki Gunung Sinabung. Relokasi terpaksa dilakukan guna menyelamatkan warga yang mendiami zona merah. “Secara pribadi, saya juga merasakan penderitaan masyarakat di lokasi penampungan. Saya punya kenangan khusus saat KKN di Desa Mardinding saat kuliah dulu. Karena itu, kondisi yang dirasakan warga saat ini bisa saya rasakan,” tambah Erry. Dalam kesempatan tersebut, Erry juga mengjelaskan, Pemprov Sumut melalui Biro Binsoskesmas segera mengucurkan bantuan pembangunan Gereja Katolik Santa Perawan dalam waktu dekat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membangun semangat spiritual seluruh jemaat gereja. Sementara Ketua Panitia Pembangunan Gereja Khatolik Santa Perawan, Kabanjahe, Suang Karokaro mengatakan, peresmian gereja akan digelar pada 16 Februari 2014 mendatang. Dalam acara peresmian juga akan digelar misa bersama yang akan dipimpin Uskup Agung Medan. “Dalam kesempatan itu, kami juga akan digelar penggalangan dana guna membantu pembangunan gereja berikut sekolah yang masih satu komplek dengan gereja. Kami juga berterima kasih karena Pemprov Sumut karena telah menyalurkan bantuan pembangunan rumah ibadah kami,” ujar Suang. (BS-001)