Panwaslu Madina Adakan Sosialisasi di Lapas Panyabungan

Redaksi - Selasa, 04 Februari 2014 23:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022014/beritasumut_Panwaslu-Madina-Sosialisasi-di-Lapas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
M Saima Putra
Ketua Panwaslu Madina Henri (pake peci) melakukan sosialisasi pelanggaran pemilu kepada warga binaan di Lapas Klas IIB Panyabungan, Selasa (4/2/2014).
Panyabungan, (beritasumut.com) – Untuk memperkecil pelanggaran pemilu serta memberikan pengetahuan terkait tata cara pemilu kepada masyarakat binaan (narapidana), Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Panwaslu Madina) melakukan sosialisasi di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Panyabungan, Selasa (4/2/2014).Ketua Panwaslu Madina Hendri Pulungan yang didampingi Anggota Panwaslu Ahmad Husein dan Sekretaris Panwaslu Madina Sarman Nasution dihadapan warga anak binaan Lapas Panyabungan Klas IIB Panyabungan menyampaikan ada banyak hal yang bisa membatalkan suara pemilih saat menjalani pemilihan umum yang akan dilaksanakan 9 April 2014 mendatang.“Untuk itu kita berharap nantinya para anak binaan yang dibantu oleh para pegawai Lapas Klas IIB Panyabungan agar sama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas pemilihan umum demi lancarnya pesta demokrasi yang akan digelar di dalam lapas nantinya,” ujar Hendri.Pelanggaran yang terjadi saat pemilu salah satunya yang kerap terjadi adalah money politics. Oleh karena itu Hendri meminta nantinya di dalam lembaga ini tidak ada warga binaan yang menjual hak suaranya hanya karena uang semata. Gunakan suara hati untuk memilih siapa calon legislatif atau pemimpin negeri ini. Ssebab kalau hanya gara-gara uang anda memilih seorang calon, sama dengan menjual hak suara lima tahun ke depan.Pelanggaran yang juga sering terjadi adalah terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) karena DPT sering berubah. Hal itu karena banyaknya yang meninggal atau pindah domisili. Apalagi penghuni lapas silih berganti. Untuk itu pegawai atau petugas pemilu di lapas nantinya supaya lebih hati-hati, paparnya.Sementara itu Kalapas Klas IIB Panyabungan Arif Rahman didampingi Kasubag TU Bisran Batubara, Kasibinadik Torkis Siregar dan Kasiminkamtib Masnuddin Sitanggang menyatakan, Lapas Klas IIB Panyabungan dipastikan netral pada Pemilihan Umum 9 April 2014 mendatang.“Saya selalu memberikan pesan kepada anak binaan di Lapas Klas IIB Panyabungan agar menggunakan hak pilihnya tanpa dilandasi tekanan dari pihak manapun. Sebab satu suara saja nantinya sangat berharga untuk menentukan kemana Negara Indonesia ini dibawa,” ucap Arif.Arif menambahkan, saat ini Lapas Klas IIB Panyabungan bersih dari atribut-atribut partai yang menandakan bahwa Lapas Klas IIB Panyabungan memang benar-benar netral tidak berpihak ke partai manapun. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Panwaslu Madina Kabulkan Gugatan Saparuddin Haji-Miswaruddin

Berita

Ditolak Panwaslu Madina, Ali Mutiara-Shafron Menggugat ke PTUN

Berita

Panwaslu Madina Sidangkan Gugatan Balon Bupati

Berita

Hanura Surati Panwaslu Madina Soal Baliho

Berita

Panwaslu Madina Diminta Tindak PNS Terlibat Politik Praktis

Berita

Pemkab Palas Gelar Pelatihan dan Sosialisasi Penyelenggaraan Aparatur Kecamatan