Medan, (beritasumut.com) – DPRD Kota Medan mempertanyakan realisasi program peningkatan pendidikan di Kota Medan. Pasalnya, berbagai program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Medan untuk perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan itu sendiri belum terealisasi secara maksimal.
"Sudah sejauhmana program itu terlaksana. Sejauh ini kita melihat masih seperti itu-itu juga," sebut Ketua Komisi B DPRD Kota Medan Srijati Pohan di Medan, Senin (27/1/2014).
Beberapa program tersebut, kata politisi Partai Demokrat ini, seperti persoalan pemerataan guru yang hingga kini belum jelas. Sebab, sampai saat ini masih ditemukan terjadinya penumpukkan guru di suatu sekolah.
"Sudah sejauhmana program ini berjalan. Apakah ini hanya sebatas wacana? Ini yang kita tidak tahu," katanya.
Jika ini yang terjadi, maka kesenjangan kualitas pendidikan antar sekolah di Kota Medan tidak akan teratasi. "Sampai kapan ini harus dibiarkan," ujar Srijati mempertanyakan.
Selain itu, belum ditetapkannya seorang pimpinan (Kepala Dinas) definitif di Dinas Pendidikan. Sampai saat ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemko Medan masi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pendidikan Medan.
"Seharusnya, Walikota Medan sudah menetapkan seorang Kadis definitif. Apalagi, jabatan itu dipegang Sekda sebagai Plt sudah sekitar 6 bulan lamanya," sebut Srijati.
Kondisi ini, menurut Srijati, sangat miris terlebih menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), karena dikhawatirkan akan mengganggu proses UN itu sendiri.
"Belum lagi berbagai polemik yang terjadi di setiap sekolah seperti di SMPN 33 Medan. Sampai sekarang polemik kepemimpinan di sana belum beres juga, padahal kita sudah berulang kali meminta pemko untuk tegas," ungkapnya.
Kondisi lain, banyaknya guru honor di sekolah-sekolah negeri. Hal ini, katanya, menunjukkan kalau Medan masih kekurangan guru.
"Seharusnya, para guru honor itu diangkat menjadi guru tetap atau PNS walaupun dilakukan secara bertahap," ucapnya.
Atas berbagai persoalan itu, Srijati meminta Plt Walikota Medan segera menyikapinya, karena pendidikan merupakan salah satu program prioritas Pemko Medan. Hal itu ditandai dengan besarnya anggaran yang dialokasi pada sektor tersebut.
"Persoalan pendidikan merupakan masalah yang kompleks. Kalau ini tidak segera disikapi, kita khawatir peningkatan kualitas pendidikan itu hanya tinggal wacana, karena sekolah yang benar-benar berkualitas itu-itu saja tanpa ada pemerataan," pungkasnya. (BS-001)