Panyabungan, (beritasumut.com) – Massa Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berunjukrasa di Kantor Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Madina, Kamis (19/12/2013). AMAK menutut Kadis Kesehatan Madina Ismail Lubis mundur.
AMAK yang datang ke Kantor Dinas Kesehatan Madina sekitar pukul 10.00 WIB, dengan dikawal petugas kepolisian dan Satpol PP Madina, melakukan orasi di Kantor Dinkes sekitar setengah jam.
Dalam pernyataan sikap yang dibacakan Koordinator Aksi Zulham Hidayah, AMAK meminta kadis Kesehatan Madina mundur dari jabatannya dan mempertanggungjawabkan semua keputusan yang telah diambilnya.
Sesuai rencana Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution yang akan memberhentikan beberapa Kadis, AMAK meminta pemberhentian Kadis Kesehatan menjadi prioritas.
Seterusnya, AMAK meminta aparat penegak hukum transparan dan serius memeriksa Kadis Kesehatan Madina karena diduga ikut dalam korupsi alkes. Saat ini Polda Sumatera Utara sedang gencar-gencarnya memeriksa kasus alkes.
Selain itu, AMAK juga menduga adanya pemotongan Jamkesmas dan Jampersal yang dilakukan oknum di Dinas Kesehatan sehingga banyak bidan yang mengeluh. Yang paling parah lagi adanya isu penjualan obat-obatan jatah puskesmas ke apotek.
“Plt Bupati Madina harus berani memberikan tindakan kepada Kepala Dinas Kesehatan, aga visi misi menggratiskan kesehatan di Kabupaten Madina terwujud. Jika masih dimpin Kepala Dinas yang sekarang yang tidak kridibel dan bermasalah, kesehatan gratis tidak akan terwujud,” paparnya.
Setelah berorasi sekitar setengah jam, massa AMAK akhirnya membubarkan diri. Karena pihak Dinas Kesehatan tidak ada yang mau menemui mereka, AMAK berjanji akan datang lagi melakukan demo dengan massa yang lebih banyaknya lagi sampai Kepala Dinas Kesehatan Madina Ismail Lubis mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukannya selama ini. (BS-026)