Binjai, (beritasumut.com) – Pemko Binjai sangat serius terhadap peternakan agar terus berkembang. Sebagai bentuk keseriusannya telah dilakukan beberapa upaya antara lain, Rumah Potong Hewan (RPH) sapi telah memenuhi standar nasional, telah memiliki mobil pendingin pembawa daging, meningkatkan mutu inseminasi buatan, bekerjasama dengan MUI mengadakan pelatihan penyembelihan agar daging yang dikonsumsi tetap halal sesuai dengan hukum Islam.
Dalam siaran pers Humas Pemko Binjai, Jumat (13/12/2013) disebutkan, hal itu disampaikan Walikota Binjai M Idaham pada cara pelantikan Pengurus Gabungan Kelompok Peternak (Gapoknak) Kota Binjai Periode 2013-2018 di Lapangan Jalan Danau Maninjau Kelurahan Sumber Mulio Redjo Kecamatan Binjai Timur, Kamis (12/12/2013) siang.
"Pemerintah akan senantiasa mendukung dan membantu setiap program Gapoknak untuk pengembangan peternakan, termasuk menyediakan sejumlah sarana dan prasarana pendukung maupun pembinaan kepada peternak," ujarnya.
"Saya berharap jajaran pengurus Gapoknak dapat terus belajar, mengembangkan inovasi dan kemampuannya, serta tetap berkoordinasi dengan pemerintah demi menjamin kuantitas dan kualitas produk-produk ternaknya," tandas Idaham.
Menanggapi amanah Walikota, Ketua Gapoknak Kota Binjai Sukamto mengaku termotivasi dalam membangun industri peternakan di Kota Binjai dengan labih baik, demi mewujudkan swasembada pangan dan ikut memberi andil dalam peningkatan kesejahteraan para peternak.
Dari struktur kepengurusan yang ada saat ini, Sukamto berharap Gapoknak Kota Binjai akan mampu memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, utamanya dalam meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraam peternak, serta menyediakan berbagai produk pangan hewani berkualitas, ekonomis dan sehat. (BS-001)