Binjai, (beritasumut.com) – Pemerintah Kota Binjai memperingati Hari Kesehatan Nasional ke 49 di Lapangan Merdeka, Binjai, Senin (18/11/2013). Upacara HKN ke 49 dipimpin Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan.
Dalam siaran pers Humas Pemko Binjai yang diterima beritasumut.com, Rabu (20/11/2013) disebutkan, pada peringatan HKN ini diberikan Piagam Tenaga Kesehatan Teladan Kota Binjai yang diberikan kepada dr Sri Immayani Siregar sebagai Tenaga Medis Teladan, Saodah sebagai Tenaga Keperawatan Teladan dan Budiyani sebagai Tenaga Pelaksana Gizi Teladan.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI dalam amanatnya yang dibacakan Wakil Walikota mengatakan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada 1 Januari 2014, suatu tonggak sejarah menuju masyarakat Indonesia yang sehat, mandiri dan berkeadilan.
Petugas kesehatan adalah pejuang kemanusiaan yang dengan bangga dan tulus ikhlas mengabdikan ilmu pengetahuan dan keterampilannya bagi kesejahteraan sesama dengan memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat. Bahkan tidak sedikit petugas kesehatan yang gugur sebagai pahlawan dalam darma baktinya kepada bangsa tercinta ini.
Baik sebagai pahlawan nasional dalam merebut kemerdekaan, maupun sebagai pahlawan kesehatan dalam mengisi kemerdekaan, maupun sebagai pahlawan kesehatan dalam mengisi kemerdekaan. Semangat perjuangan dan kejuangan para petugas kesehatan pendahulu kita menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu memberikan yang terbaik kepada bangsa dan negara.
Kita bangga dan bersyukur telah mewujudkan system pelayanan kesehatan yang terbaik bagi bangsa tercinta ini sampai ke pelosok tanah air. Dewasa ini, sebanyak 2.186 rumah sakit, 9.599 puskesmas, 23.225 puskesmas pembantu, 54.708 poskesdes, dan 276.688 posyandu terbesar di seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Saat ini, sebanyak 177,84 juta (72%) penduduk Indonesia telah mempunyai Jaminan Kesehatan termasuk masyarakat miskin dan tidak mampu. Kelak dengan dimulainya pelaksanaan JKN Tahun 2014, cakupan penduduk yang mempunyai jaminan kesehatan akan diperluas dan pada Tahun 2019 akan tercapai jaminan kesehatan semesta dimana seluruh penduduk Indonesia akan mempunyai Jaminan kesehatan. (BS-001)