Medan, (beritasumut.com) – Pembangunan gedung Centre Ponit dan Hermes Place yang belakangan menjadi permasalahan di masyarakat menjadi sorotan penting Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Medan.
Dua masalah ini disampaikan Juru Bicara Fraksi PKS Juliandi Siregar dalam Pemandangan Umum (PU) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) R-APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2014 di Gedung DPRD Medan, Jalan Krakatau, Medan, Selasa (19/11/2013).
"Dalam dua bulan terakhir setidaknya ada dua bangunan gedung di Kota Medan yang mendapat kritikan dari masyarakat yaitu pembangunan Centre Point di Jalan Jawa dan pembangunan Hermes Place di Kecamatan Medan Polonia. Bahkan pembangunan Hermes Place telah menyebabkan kericuhan ketika terjadi unjuk rasa masyarakat yang menolak pembangunan gedung bangunan tersebut," ungkap Juliandi.
Dalam permasalahan ini, FPKS menilai bahwa pemko Medan lemah dalam melakukan pengawasan terhadap pembangunan gedung yang dilakukan oleh swasta sehingga sering kali mendapat penolakan dari warga setempat.
"Kita melihat Pemko Medan lemah dalam mengawasi pembangunan gedung-gedung tersebut sehingga menimbulkan masalah," ungkapnya.
Selain bangunan, FPKS juga menilai selama Tahun 2013 tidak melihat adanya upaya pemko Medan untuk kembali menertibkan ternak kaki empat di Kota Medan. Padahal upaya sebelumnya sudah dilakukan dengan baik meskipun mendapat reaksi dari masyarakat.
"Di masa Plt Walikota Medan saudara Dzulmi Eldin tidak ada tanda-tanda rencana melakukan penertiban kembali. Kami yakin saudara Plt Walikota Medan bisa lebih baik dari sebelumnya dalam melakukan penertiban ternak kaki empat," jelasnya. (BS-001)