Panyabungan, (beritasumut.com) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang sekarang dipimpin Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution diharapankan mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi percepatan pembangunan Madina.
“Kita mendesak Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution melakukan perubahan dengan mengaktifkan kembali BUMD Pemkab Madina,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Madina Iskandar Hasibuan di Panyabungan, Ahad (17/11/2013).
Ditambahkan Iskandar, pembahasan R-APBD 2014 harus berubah dari pembahasan sebelumnya. Artinya eksekutif dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang program pembangunan ke depan, termasuk mengaktifkan kembali BUMD di Madina, karena selama ini mati suri.
“Pembahasan R-APBD harus ada terobosan baru tujuannya untuk meningkatkan capaian PAD, dan satu-satunya menurut kami adalah pemerintah harus mengaktifkan kembali BUMD, dimana BUMD ini diharapkan bisa mengelola sumber-sumber PAD dan potensi lainnya, karena keberadaan BUMD ini memiliki peluang bisnis khusus bagi perusahaan-perusahaan lokal dan tentunya akan meningkatkan PAD,” kata Iskandar.
Menurut Iskandar, banyak sekali sumber PAD yang bisa dikelola dan menghasilkan PAD lebih baik, seperti pengelolaan pasar, pruduksi-produksi daerah, dan home industry. Jika dikelola BUMD dengan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan lokal maka diyakini bisa meningkatkan PAD dan memberikan kontribusi yang baik bagi pengusahanya.
“Namun perlu ditegaskan pengelolaan BUMD ini harus kepada yang benar-benar ahli di bidang manajemen usaha, jangan pula nanti salah menempatkan personal pengurusannya,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan, setiap pembahasan dan laporan keuangan Pemkab Madina selalu tidak pernah tercapai tagrget PAD, dan tentunya kondisi ini sangat disesalkan apalagi alasan SKPD karena kekurangan SDM dan sebagainya. Menurut Iskandar itu disebabkan tidak seriusnya SKPD menjankan program itu sehingga tidak tercapai.
Untuk itu dia berharap semua Pimpinan SKPD serius mengikuti pembahasan R-APBD Madina 2014 agar semua program tepat sasaran dan sesuai dengan target. Begitu juga dengan para anggota dewan dari semua komisi agar aktif mengikuti pembahasan, dan menurut Iskandar harus dibuat Rapat Dengar Pendapat dengan semua SKPD.
“Kami juga mendesak Plt Bupati Madina melakukan perubahan ke arah yang lebih baik sebagaimana yang sering dienduskan, seperti apa program yang dia maksudkan itu. Kami menantang saudara Plt Bupati untuk membuat program yang lebih baik dari yang ada selama ini, karena menurut kami BUMD ini sangat tepat untuk meningkatkan pembangunan,” ujarnya mengakhiri. (BS-026)