Tingkatkam PAD, Pemkab Madina Harus Aktifkan Kembali BUMD

Redaksi - Minggu, 17 November 2013 23:08 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir112013/beritasumut_Pemkab-Madina2.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google

Panyabungan, (beritasumut.com) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang sekarang dipimpin Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution diharapankan mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi percepatan pembangunan Madina.

“Kita mendesak Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution melakukan perubahan dengan mengaktifkan kembali BUMD Pemkab Madina,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Madina Iskandar Hasibuan di Panyabungan, Ahad (17/11/2013).

Ditambahkan Iskandar, pembahasan R-APBD 2014 harus berubah dari pembahasan sebelumnya. Artinya eksekutif dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam merancang program pembangunan ke depan, termasuk mengaktifkan kembali BUMD di Madina, karena selama ini mati suri.

“Pembahasan R-APBD harus ada terobosan baru tujuannya untuk meningkatkan capaian PAD, dan satu-satunya menurut kami adalah pemerintah harus mengaktifkan kembali BUMD, dimana BUMD ini diharapkan bisa mengelola sumber-sumber PAD dan potensi lainnya, karena keberadaan BUMD ini memiliki peluang bisnis khusus bagi perusahaan-perusahaan lokal dan tentunya akan meningkatkan PAD,” kata Iskandar.

Menurut Iskandar, banyak sekali sumber PAD yang bisa dikelola dan menghasilkan PAD lebih baik, seperti pengelolaan pasar, pruduksi-produksi daerah, dan home industry. Jika dikelola BUMD dengan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan lokal maka diyakini bisa meningkatkan PAD dan memberikan kontribusi yang baik bagi pengusahanya.

“Namun perlu ditegaskan pengelolaan BUMD ini harus kepada yang benar-benar ahli di bidang manajemen usaha, jangan pula nanti salah menempatkan personal pengurusannya,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan, setiap pembahasan dan laporan keuangan Pemkab Madina selalu tidak pernah tercapai tagrget PAD, dan tentunya kondisi ini sangat disesalkan apalagi alasan SKPD karena kekurangan SDM dan sebagainya. Menurut Iskandar itu disebabkan tidak seriusnya SKPD menjankan program itu sehingga tidak tercapai. 

Untuk itu dia berharap semua Pimpinan SKPD serius mengikuti pembahasan R-APBD Madina 2014 agar semua program tepat sasaran dan sesuai dengan target. Begitu juga dengan para anggota dewan dari semua komisi agar aktif mengikuti pembahasan, dan menurut Iskandar harus dibuat Rapat Dengar Pendapat dengan semua SKPD.

“Kami juga mendesak Plt Bupati Madina melakukan perubahan ke arah yang lebih baik sebagaimana yang sering dienduskan, seperti apa program yang dia maksudkan itu. Kami menantang saudara Plt Bupati untuk membuat program yang lebih baik dari yang ada selama ini, karena menurut kami BUMD ini sangat tepat untuk meningkatkan pembangunan,” ujarnya mengakhiri. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Inilah Modus Penipuan Bupati Madina Versi Kuasa Hukum Tahjudin Pardosi

Berita

Lakukan penipuan Rp 600 juta, Bupati Madina Mangkir Dipanggil Poldasu

Berita

Anggota DPRD Syafri Siregar: Pemkab Madina Harus Realisasikan Keluhan Warga Panyabungan Utara

Berita

49 Pejabat Pemkab Madina Dimutasi

Berita

Hak Pakai Bangunan Berakhir, Pemkab Madina Undang Pemilik Ruko

Berita

DPRD Sumut Minta 47.000 Ha Register 40 Jadi Aset BUMD