Medan, (beritasumut.com) – PDI Perjuangan meminta TNI/Polri komitmen dengan sikapnya tidak akan terlibat dalam Pemilu 2014.
Demikian dikatakan Sekjen DPP PDIP Tjahyo Kumolo pada pembukaan Rapat Kerja Daerah II PDIP Sumut di Medan, Kamis (14/11/2013).
Menurut Tjahyo, intelijen negara harus netral, karena statemen Panglima TNI dan statemen Kapolri sudah jelas bahwa mereka tidak terlibat di Pemilu 2014.
Tjahyo juga menegaskan agar disingkirkan institusi-institusi intelijen dan institusi yang berbau TNI/Polri untuk terlibat secara langsung maupun tidak langsung pada Pemilu 2014
Sebab jika institusi tersebut sampai terlibat pada Pemilu 2014, bisa mencederai demokrasi dan implikasinya kepada netralitas TNI/Polri.
Menurut Tjahyo, faktor X bisa mencederai pemilu dan PDIP bukan apriori atau takut, tapi curiga boleh-boleh saja.
Politicalwill KPU, Bawaslu dan DKPP sudah bagus yang menginginkan Pemilu 2014 lebih demokratis.
PDIP akan bersikap sebab sampai saat-saat terakhir menjelang hari H Pemilu 2014 DPT masih bisa diupdate. (BS-001)