Medan, (beritasumut.com) – Mutu pendidikan di Kota Medan dikhawatirkan kian terpuruk. Pasalnya, Pemko Medan terkesan melakukan pembiaran terhadap kondisi infrastruktur gedung sekolah yang rusak parah. Seperti, Gedung SMP Negeri 24 Medan yang kondisinya kupak kapik.
Padahal, kerusakan gedung SMPN 24 Medan di Jalan Metal, Kecamatan Medan Deli ini sudah cukup lama. Bahkan, empat ruang kelas tidak dapat difungsikan akibat rusak parah dan 3 ruangan diantaranya ruang kepsek, ruang bimbingan konseling dan kantor guru mengalami banjir jika hujan turun.
Kurangnya perhatian pemko terkait pendidikan semakin jelas. Padahal Anggota DPRD Medan Dra Ainal Mardiah dan Ir Yahya Payungan Lubis sudah menyuarakan masalah tersebut supaya Pemko Medan segera dilakukan rehab gedung. Pernyataan wakil rakyat tersebut disampaikan usai meninjau SMPN 24 pada April lalu.
Ternyata, saran dan harapan yang disampaikan anggota dewan terkesan sebatas cuap-cuap. Buktinya, dari pengamatan wartawan, Rabu (25/9/2013), kondisi sekolah semakin rusak parah, atap seng dan plafon terlihat kupak kapik bahkan tidak ada tanda tanda perbaikan. Tiga ruangan kelas terpaksa dikosongkan karena atap dan plafon bolong.
Parahnya lagi, berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan dari Dinas Perumahan Pemukiman (Perkim) Kota Medan, dalam Tahun Anggaran 2013 ini tidak ada anggaran rehab Gedung SMPN 24 Medan. Sebelumnya sudah sempat dianggarkan, namun karena ada efesiensi pemotongan anggaran sehingga dihapus.
Menanggapi hal ini, Anggota komisi B DPRD Medan Yahya Payungan Lubis meminta Pemko Medan segera memperbaiki Gedung SMPN 24 Medan. “Pemko Medan tidak harus menunggu alokasi anggaran di APBD. Tapi dapat memperbaiki lewat swadaya,” ujar Sekretaris Fraksi Demokrat DPRD Medan ini.
Ditambahkan Yahya, Dinas Pendidikan dan Pemko Medan jangan melakukan pembiaran dan hanya menunggu alokasi anggaran di APBD. Plt Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin diminta menyikapi masalah ini secara serius. “Perbaikan gedung sekolah merupakan sarana pendukung peningkatan mutu pendidikan,” tambah Yahya. (BS-001)