Plt Walikota Medan Ikut Bersihkan Parit

Redaksi - Sabtu, 14 September 2013 17:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092013/beritasumut_Eldin6.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist

Medan, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi meninjau pelaksanaan gotong royong pembersihan parit di Jalan Sinabung, sekitar Kantor Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota Medan, Sabtu (14/9/2013). Tidak hanya sekadar meninjau, Eldin pun tak sungkan-sungkan ikut membersihkan parit dari gulma dan lumpur. Gotong royong ini dilakukan dalam upaya untuk mengatasi masalah genangan air yang acap kali terjadi di sekitar kali hujan deras turun.

Saat melakukan peninjuan Eldin turut didampingi Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis MM, Kadis Bina Marga Khairul Syahnan harahap, Kabag Humasy Budi Hariono SSTP MAP, Camat Medan Kota Perlindungan. Begitu melihat para kepala lingkungan se Kelurahan Masjid tengah serius membersihkan parit dipimpin Lurah Masjid Alkausar Deaysa SSTP , Eldin pun langsung mengambil cangkul. Dengan cekatan mantan Sekda Kota Medan itu segera membersihkan gulma dan lumpur dari dalam parit.

Aksi yang dilakukan ini membuat para kepling semakin semangat membersihkan parit. Tanpa kenal lelah, mereka pun membersih parit sehingga bersih dari sampah dan lumpur. Air yang semula tidak mengalir perlahan-lahan mulai mengalir. Karenanya Eldin berharap agar gotong royong ini tidak hanya dilakukan kepling dan aparat kelurahan saja tetatpi harus melibatkan seluruh masyarakat di sekitar tempat tersebut.

“Gotong royong seperti ini bukan tugas pemerintah semata, tetapi masyarakat harus ikut terlibat, terutama membersihkan parit-parit yang ada di depan rumah mereka masing-masing. Kalau parit tidak tersumbat, saya yakin mampu mengatasi genangan air yang acap kali terjadi setiap kali hujan deras turun. Untuk itu saya berharap gotong royong seperti ini rutin dilakukan, minimal satu bulan sekali. Kalau rutin dibersihkan, tidak akan mengganggu jadinya. Tapi kalau kelamaan dibiarkan, itu akan mengakibatkan tumbuhnya gulma dan yang lainnya, dan akan mengakibatkan sumbatnya saluran,” ujarnya.

Menurut Eldin, budaya gotong royong harus  diaktifkan kembali. Apalagi belakangan ini intensitas hujan cukup tinggi, sementara drainase yang ada  masih itu-itu saja. Artinya, tidak ada penambahan sehingga kurang mampu menampung debit air hujan. Untuk itu parit perlu dikorek agar lebih dalam dan airnya pun lancar. “Selain kita terus melakukan pengorekan  parit, saya juga berharap dukungan penuh seluruh masyarakat untuk membersihkan dan mengorek parit-parit di depan rumahnya masing-masing,” imbaunya.

Sebelumnya, Eldin juga meninjau kondisi saluran drainase di Jalan Mahkamah, persisnya belakang Masjid Raya Medan. Saluran drainase di kawasan pemukiman itu tidak terlihat lagi akibat ditutup warga menjadi teras maupun lokasi pengelasan besi yng menjadi mata pencaharian sejumlah warga. Akibatnya setiap kali hujan deras, air menggenangi jalan dan rumah penduduk.

Sejumlah warga Jalan Mahkamah  begitu melihat kehadiran Pelaksana Tugas Walikota langsung datang menghampiri dan melaporkan keadaan pemukiman tersebut saat terjadi hujan. Poida salah seorang ibu menceritakan kondisi rumahnya saat terjadi hujan. “Lihat sajalah, Pak. Kalau mau masuk saja, jika hujan turun rumah kami ini sudah macam kolam saja. Kami berharap banjir ini bisa diatasi,” harap Poida dengan wajah memelas.

Eldin menampung semua keluhan warga. Sebelum memberi keputusan, Eldin didampingi Sekda meninjau sekitar tempat itu, termasuk memasuki rumah seorang orang warga untuk melihat parit yang ada di belakang rumahnya. Dari pengamatan yang dilakukan, Eldin menyimpulkan bajir terjadi akibat parit tidak ada akibat ditutup warga sendiri. Untuk menanggulanginya, Eldin minta kepada Camat Medan Kota agar segera bermusyawarah  secepatnya dengan warga sekitar.

“Solusi untuk mengatasi banjir, parit yang telah ditutup warga harus dibongkar kembali. Jika itu tidak dilakukan, maka banjir akan selalu menghantui warga. Jika warga setuju, parit yang ditutup akan kita bongkar lagi dan paritnya kita perbaiki  agar mampu menampung debit air hujan. Untuk itu saya minta musyawarah ini secepatnya dilakukan,” jelas Eldin. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Walikota Medan Lantik Dewan Kesenian Medan Periode 2016-2020

Berita

Digertak Wakil Walikota Medan, Anak Remaja Tak Jadi Buang Sampah di Parit Busuk

Berita

DPC Partai Perindo Tamora Gelar Gotong Royong

Berita

Randiman 12 Jam Gotong Royong di Jalan Denai

Berita

PWI Sumut, Pemko Medan dan YSKI Gelar Gotong Royong Massal

Berita

Randiman Korek Parit