Apresiasi Pengunduran Parluhutan Hasibuan

DPRD Minta Plt Walikota Medan Bersihkan Aparat di Dinas Pendidikan

Redaksi - Rabu, 11 September 2013 23:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092013/beritasumut_Parluhutan-Hasibuan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Parluhutan Hasibuan

Medan, (beritasumut.com) – Pengunduran diri yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Medan Parluhutan Hasibuan direspon serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan khususnya Komisi B.

Pengunduran diri Parluhutan sebagai Kadisdik patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab sebagai seorang Kepala Dinas. “Pengunduran diri yang dilakukan Parluhutan dari Kepala Dinas patut diapresiasi. Ini bentuk dari tanggungjawabnya sebagai Kepala Dinas. Kalau memang tidak mampu ya  mundur,” ungkap Sekretaris Komisi B DPRD Medan HT Bahrumsyah di Medan, Rabu (11/09/2013) petang.

Bahrum mengatakan langkah yang diambil Parluhutan patut diacungi jempol dan menjadi cermin bagi Kepala Dinas-Kepala Dinas yang lain. “Ini bisa menjadi contoh sekaligus cermin bagi Kepala Dinas yang lain yang memang tidak mampu melaksanakan tugasnya untuk mundur secara gentlemen,” jelasnya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, permasalahan mundurnya Parluhutan sebaiknya tidak perlu dipermasalahkan. “Yang justru harus kita soroti adalah masalah kinerja Dinas Pendidikan ini. Ini harus kita sikapi bersama,” jelas Bahrum.

Bahrum meminta seluruh jajaran di Dinas Pendidikan agar dievaluasi Plt Walikota Medan. Karena laporan yang diperoleh DPRD Medan dalam hal ini Komisi B, di Dinas Pendirikan ini sarat masalah. “Kita mendengar kalau pengunduran diri Kadis Pendidikan karena masalah SMPN 44 yang kini terus perpolemik. Sejatinya, masalah SMPN 44 ini merupakan puncak masalah di Disdik dari sekian banyak masalah yang selama ini ada dan terus dikelola dan tidak pernah dipecahkan yakni adanya dualisme kepemimpinan,” ungkapnya.

Banyak masalah yang terjadi di Dinas Pendidikan dan bawahannya seperti tidak loyal, sehingga seluruh kebijakan Kadis terbonsai (terhambat) oleh ketidakloyalan bawahannya, ungkap Bahrum

Bahrum juga mengatakan, kentalnya aroma intervensi di Dinas Pendidikan sangat kuat, dimana ada pameo “Siapapun Kadisnya akan tetap seperti itu” dan melihat bawahan Kadis ada kepatuhan kepada yang lain. “Jadi Plt Walikota kita minta membersihkan masalah-masalah di Dinas Pendidikan termasuk kinerja seluruh elemen di Dinas Pendidikan,” terang Bahrum

Bahrum menerangkan permasalahan di Dinas Pendidikan ini merupakan yang kedua kalinya. “Permasalahan seperti ini sudah terjadi, dari Rajab Lubis dan sekarang Parluhutan Hasibuan,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Parluhutan Hasibuan menyampaikan surat pengunduran diri yang ditujukan ke Plt Walikota Medan yang intinya menyampaikan pengunduran diri, Rabu (11/09/2013)  . Dalam surat tersebut tidak dijelaskan secara rinci soal alas an pengunduran diri. Dia juga menyampaikan permintaan maaf dan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan untuk menjadi Kepala Dinas Pendidikan. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak

Berita

Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan

Berita

Keracunan Roti, DPRD Deli Serdang Diminta Segera Panggil Sari Roti

Berita

Demo di Tengah Jalan, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Redam Emosi Pedagang Aksara

Berita

Lapak Terbakar, Pedagang Aksara Jualan di Pinggir Jalan

Berita

Granat Kota Medan Dukung Pemko dan DPRD Tambah Anggaran Kepolisian