Kisruh SMPN 44 Medan Penyebab Kadisdik Medan Mundur

Redaksi - Rabu, 11 September 2013 23:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir092013/beritasumut_Parluhutan-Hasibuan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Parluhutan Hasibuan

Medan, (beritasumut.com) – Permasalahan rebutan jabatan Kepala SMP Negeri 44 yang sampai saat ini belum menemui titik terang menyebabkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Parluhutan Hasibuan melayangkan surat pengunduran diri kepada  Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Dzulmi Eldin.

Hal ini dilakukannya karena mengikuti kemauan Anggota DPRD yang mendesaknya mundur karena tidak bisa menyelesaikan kisruh di SMPN 44. “Ya, hari ini (Rabu)) saya sudah layangkan surat pengunduruan diri kepada Plt Walikota,” ujar Parluhutan Hasibuan ketika dikonfirmasi, Rabu (11/9/2013).

Menurutnya segala upaya sudah  dilakukannya untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di sekolah tersebut. Kendati demikian, meski telah mengajukan surat permohonan pengunduran diri, ia akan tetap bekerja sebagaimana mestinya hingga surat pengunduruan dirinya disetujui Plt Walikota. “Keputusan akhir tetap ada di Plt Walikota selaku pimpinan,” terangnya.

Di sisi lain Sekretaris Daerah Kota Medan Syaiful Bahri mengaku belum menerima surat pengunduran Kadisdik. “Saya belum terima suratnya, jadi belum bisa berkomentar banyak,” katanya.

Ketika disinggung siapa yang akan menggantikan posisi Parluhutan Hasibuan sebagai Kepala Dinas, Syaiful Bahri mengembalikan keputusan itu berada di tangan Plt Walikota. “Biar pimpinan yang memutuskan itu semua,” tuturnya.

Menanggapi itu Anggota Komisi B DPRD Medan Surianda Lubis mengaku kecewa dengan tindakan yang diambil oleh Parluhutan. Seharusnya sebagai pimpinan yang memiliki tanggung jawab atas bawahannya, jangan hanya karena desakan segelintir orang langsung mengajukan surat pengunduran diri.

Menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, harusnya Parluhutan menyelesaikan permasalahan yang ada. “Sebelum mundur harusnya permasalahan ini diselesaikan terlebih dahulu,” katanya.

Ini menunjukkan bahwasannya Parluhutan tidak memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. “Pimpinan harus siap menghadapi masalah, kalau mundur di tengah-tengah permasalahan menunjukkan Parluhutan tidak memiliki jiwa kepemimpinan yang baik,” ungkapnya.

Seharusnya ini menjadi pelajaran untuk Plt Walikota dalam menempatkan orang yang akan menggantikan posisi Parluhutan. Disebutkannya, pengganti yang baik itu harus memiliki dasar pendidikan yang kuat agar persoalan ini tidak terulang lagi.

“Yang pantas menjadi Kadis Pendidikan adalah orang yang memiliki latar belakang pendidikan yang kuat,” tandas Surianda. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Terkait Pedagang yang Dijadikan Tersangka, Korban dan Pelaku Berdamai

Berita

Terkait Pembubaran Kuda Kepang, 10 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita

Menkumham Yasonna Laoly Tolak Pengesahan Partai Demokrat Versi KLB Deli Serdang

Berita

Potensi Bentrok, DPD Partai Demokrat Sumut Geruduk KLB di Sibolangit

Berita

Kapolresta dan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Mediasi Kekisruhan BKM Hingga Berdamai

Berita

Terlibat Penyerangan, Oknum Satpam USU Dilaporakan ke Polrestabes Medan