Panyabungan, (beritasumut.com) – Komisi V DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan sejumlah kasus di Dinas Kesehatan Madina.
Demikian disampaikan Anggota Komisi V DPRD Madina Rahmad Riski Daulay di Panyabungan, Senin (2/9/2013). Dikatakannya, mengingat banyaknya pemberitaan dan aksi demo ke Dinkes Madina, DPRD Madina akan segera memanggil Plt Kadis Kesehatan Ismail Lubis.
“Kita akan mempertanyakan terkait persoalan-persoalan yang muncul di tengah-tengah masyarakat. Kalau nanti persoalan itu benar, kita akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar mengganti Plt Kadis Kesahatan Madina Ismail Lubis,” ujarnya.
Banyak masyarakat menilai Ismail Lubis tidak layak menjadi Plt Kadis Kesehatan Madina karena diduga banyak tersandung kasus. “Salah satunya yang kita ketahui dari pemberitaan adalah, Alkes Tahun 2008 dan pemotongan dana Jampersal,” jelasnya.
Atas dasar itulah nantinya DPRD akan memanggil Plt Kadis Kesehatan Madina untuk memberikan penjelasan kepada dewan. Sektor kesehatan menyentuh langsung kepada masayarakat, jadi harus dipantau terus. Jangan nanti sudah persoalan baru ditindak.
Untuk pemerintah agar mempertimbangankan Plt Kadis Kesehatan Madina, mengingat banyaknya masyarakat yang menolak kepemimpinan Ismail Lubis, karena banyak persoalan dan masukan yang diterima dewan bahwa di Dinkes Madina sudah tidak harmonis antar sesama kabid.
“Secepatnya akan kita panggil Plt Kadis Kesehatan Madina untuk mempertanggungjawabkan isu yang berkembang sekarang. Karena kita tidak mau nanti persoalan ini berlarut-larut,” tandasnya. (BS-026)