16 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

Redaksi - Senin, 26 Agustus 2013 21:37 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir082013/beritasumut_16-Pati-TNI-Naik-Pangkat.png): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Puspen TNI
Jakarta, (beritasumut.com) – Panglima TNI Laksamana TNI  Agus Suhartono menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 16Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri atas 12 Pati TNI Angkatan Darat,  2 Pati TNI Angkatan Laut dan 2Pati TNI Angkatan Udara di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Senin (26/8/2013). Pelaporan kenaikan pangkat tersebut didasarkan pada Surat Perintah Panglima TNI Nomor: Sprin/1927/VIII/2013  Tanggal 22 Agustus2013 tentang kenaikan Pangkat ke/dalam Golongan Pati TNI.  Pati TNI yang melaporkan kenaikan pangkat dari TNI Angkatan Darat yaitu Mayjen TNI Hari Mulyono (Tenaga Ahli Pengkaji Bid Kepemimpinan Lemhannas), Mayjen TNI Paryanto (Staf Ahli Menhan Bid Keamanan), Mayjen TNI Ahmad Yani Basuki (Staf Khusus Presiden Bid Publikasi dan Dokumentasi Kementerian Sekretariat Negara), Mayjen TNI Abdul Rachman Kadir (Sestama BNPT).Kemudian Mayjen TNI Imam Edy Mulyono (Force Commander Misi MINURSO di Maroko), Mayjen TNI Agus Kriswanto (Pangdivif-2 Kostrad), Mayjen TNI I Made Agra Sudiantara (Danpussenif Kodiklat TNI AD), Brigjen TNI Soepeno (Pa Sahli Tk II Bid Intekmil Panglima TNI), Brigjen TNI Nukman Kosadi (Pati Ahli Kasad Bid Hukum), Brigjen TNI B Zuirman (Danrem 033/Wp Kodam I/BB), Brigjen TNI Muhamad Herindra (Wadanjen Kopassus) dan Brigjen TNI Terawan Agus Putranto (Ketua Komite Medik RSPAD Gatot Soebroto).TNI Angkatan Laut yaitu Laksma TNI Yutti Subarliani Halilin (Kadiskumal) dan Laksma TNI Harjo Susmoro (Danguskamlaarmabar). TNI Angkatan Udara yaitu Marsma TNI Megawaty (Kadiskumau), Marsma TNI Lambok Lumban Tobing (Pati Sahli Kasau Bid Sumdanas). Panglima TNI dalam amanatnya mengatakan kepada para perwirauntuk mengambil peran secara profesional, guna  menjadi agen perubahan bagi kemajuan satuan masing-masing dalam peningkatan kompetensi individu prajurit dan satuan dalam rangka memperbesar profesionalitas pelaksanaan tugas, dengan berpedoman pada pokok-pokok kebijakan Panglima TNI. Panglima TNI menyampaikan empat hal yang penting dan  perlu dipahami oleh seluruh pimpinan TNI, untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas dan dimengerti oleh seluruh prajurit TNI. Pertama, tentang pentingnya kemampuan mengelola ekonomi ditengah ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global. Presiden mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi yang tengah dilakukan saat ini menghadapi tantangan baru yaitu situasi ekonomi yang kurang menggembirakan. Menghadapi situasi seperti ini kita membutuhkan kesiapan mental dan kebijakan yang tepat, sebagai langkah antisipatif dan respon terhadap ketidakpastian global. Kedua, tentang pentingnya memelihara kerukunan dan toleransi. Presiden mengajak kita semua untuk menyadari bahwa bangsa indonesia adalah bangsa yang majemuk, diakui kemajemukan ini sebagaianugerah, sekaligus kewajiban untuk mengelolanya secara bijak, dengan semangat Bhineka Tunggal Ika perlu terus memperkuat toleransi, untuk mencegah terjadinya benturan dan kekerasan komunal, yang akan mengganggu ketentraman hidup masyarakat dan kesatuan bangsa. Presiden RI juga mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa negara menjamin sepenuhnya keberadaan individu atau kelompok minoritas, tidak membeda-bedakan orang atau kelompok berdasarkan latar belakang agama, sosial dan budaya serta perbedaan identitas lainnya. Seluruh warga negara memiliki harkat dan kehormatan yang sama.  Ketiga, pentingnya menyukseskan Pemilu 2014 dan suksesi kepemimpinan secara demokratis dan damai, Presiden berharap bahwa Pemilu 2014 akan berlangsung secara lancar, tertib dan damai. Penyelenggaraan pemilu memiliki standar yang berlaku secara universal yang dalam tradisi demokrasi haruslah bersifat bebas dan adil.  Keempat, pentingnya mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI, di depan sidang Presiden menyatakan bahwa kita bertekad untuk dengan segala upaya mempertahankan kedaulatan dan keutuhan setiap jengkal wilayah, yang secara sah merupakan bagian integral dari NKRI atas dasar tekad tersebut kita akan bertindak tegas dalam menghadapi setiap ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Republik Indonesia. Presiden menegaskan bahwa Aceh dan Papua adalah bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI, pendirian ini merupakan harga mati bagi bangsa Indonesia, dan hendaknya dipahami oleh semua pihak. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

17 Pati TNI Naik Pangkat

Berita

15 Pati TNI Naik Pangkat, CH Halomoan Sidabutar Jadi Bintang Dua, Budi R Purba Bintang Satu

Berita

15 Pati TNI Naik Pangkat

Berita

Coki Manurung Naik Pangkat Jadi Brigjen Pol

Berita

Basaria Boru Panjaitan Naik Pangkat Jadi Irjen Pol

Berita

Yosua Pandit Sembiring Naik Pangkat Jadi Brigjen