Medan, (beritasumut.com) – Plt Walikota Medan T Dzulmi Eldin S diwakili Asisten Pemerintahan Musaddad Nasution secara resmi membuka pelaksanaan pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) Kota Medan di Hotel Grand Antares, Medan, Senin (19/8/2013). Kegiatan pemilihan awak teladan ini akan berlangsung selama lima hari, 19-23 Agustus 2013.
Dalam sambutannya Musaddad mengatakan salah satu tujuan dari pemilihan AKUT ini adalah untuk meningkatkan keselamatan transportasi jalan dimana hal ini sejalan dengan program pemerintah dalam rangka program aksi keselamatan jalan. Program ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kota Medan dalam ikut berperan serta aktif dalam rangka menurunkan angka kecelakaan di jalan serta meningkatkan keselamatan jalan.
Selanjutnya Musaddad menambahkan faktor manusia dianggap faktor yang cukup banyak berkontribusi dalam suatu kejadian kecelakaan. Oleh karenanya pengemudi, khususnya pengemudi angkutan umum diharapkan memiliki kompetensi yang memadai yaitu tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan mengemudi yang handal namun juga di harapkan memiliki prilaku yang baik saat mengemudikan kendaraan di jalan.
Perlu usaha yang sungguh sungguh baik dari individu maupun dari faktor di luar individu dalam mengembangkan sikap dan prilaku yang baik dalam berkendara dalam rangka meninggkatkan keselamatan jalan, kata Musadad.
Selain itu Musaddad juga menjelaskan kegiatan pemilihan awak kendaraan ini merupakan salah satu wujud pembinaan terhadap pengemudi sesuai dengan amanat Undang Undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan.
Kegiatan pembinaan ini merupakan tanggungjawab Pemerintah Kota Medan, tanggung jawab ini diwujudkan dalam penyelenggaraan pemilihan AKUT di tingkat Kota Medan, kata Musaddad.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Renward Parapat mengatakan pelaksanaan AKUT ini bisa mengangkat harkat dan martabat dari para pengemudi angkutan umum sama halnya seperti insan pembangunan lainnya.
“Kita akan mencoba memberikan pelatihan pelatihan kepada mereka sehingga nantinya para pengemudi angkutan umum ini akan menjadi sebuah profesi,” kata Parapat.
Selanjutnya Renward juga menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini para pemberi materi akan menilai dan akan memilih dua pengemudi untuk dikirimkan ke tingkat provinsi.
“Kita harapkan yang terpilih nanti menjadi duta dari rekan pengemudi serta kita harapkan juga mereka bisa jadi pelopor dari bidang keselamatan pengemudi secara keseluruhan,” kata Parapat.
Renward juga mengatakan melalui kegiatan ini dapat merubah imej angkutan kota menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Disamping itu, Ketua Panitia Toga Aruan menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas dari SDM yang dalam hal ini adalah pengemudi angkutan umum agar dapat mengurangi tingkat kecelakaan.
Aruan juga mengatakan tahun ini jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 100 orang dari berbagai perusahan angkutan kota dan perusahaan taksi serta di tahun ini panitia kegiatan melibatkan pengemudi angkutan barang untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Aruan menambahkan, materi pelajaran yang akan diberikan sesuai dengan akut tingkat nasional yang meliputi diantaranya materi UU, psikologi, asuransi dan materi lainya. Sedangkan narasumber yang akan memberikan materi pelajaran tertidiri dari berbagai instansi diantaranya Satlantas Polri, Jasa Raharja, akademisi, serta Dishub Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan.
Enam orang peserta terbaik dari hasil seleksi akan memproleh uang pembinaan dan untuk juara 1 dan 2 akan mewakili Kota Medan untuk mengikuti seleksi di tingkat povinsi serta juga akan mengikuti studi banding di Denpasar, kata Aruan.
Sementara Kasat Lantas Polresta Medan Kompol M Budi Hendrawan mengharapkan melalui kegiatan ini para peserta yang ikut dapat menularkan ilmu yang didapat serta menyalurkannya ke pengemudi lain sehingga dapat merubah imej.
“Kita menanamkan arti keselamatan serta keploporan keselamatan di jalan kepada para pengemudi, dan hal ini dapat di lihat dari menurunya tingkat kecelakaan di Medan tahun ini,” kata Budi. (BS-024)