Binjai, (beritasumut.com) – Walikota Binjai akan meningkatkan kesejahteraan petugas kebersihan. Hal itu disambut gembira ratusan petugas kebersihan dan pertamanan yang menghadiri halal bil halal Dinas Kebersihan dan Pertamanan ( DKP) Kota Bnjai, Kamis ( 15/8) di aula DKP, Jalan Sibolga. Idaham mengemukakan, petugas kebersihan sudah membuktikan abdinya, terbukti Kota Binjai memperoleh penghargaan Piala Adipura." Predikat kota Adipura harus dipertahankan," tegas Idaham dihadapan staf ahli, Kadis Perhubungan H. Fadlan, SH, MH, Ka BKD Drs. H. Amir Hamzah, MAP, Kadis Kesehatan dr. Melyani Bangun. Selain itu Walikota Idaham menyebutkan, setiap orang yang memasuki kota Binjai, dipastikan menatap wajah kota dari sektor kebersihan, penataan kota dan taman. Keasrian kota Binjai itu akan membawa nostalgia dan cerita yang baik kepada masyarakat lainnya.
Sikap kebersamaan yang sudah terbangun untuk mewujudkan Bnjai kota Idaman, harus terus terpelihara, sehingga perwajahan kota Binjai lebih asri dan nyaman. Peraihan Piala Adipura bukan untuk eforia kekuasaan, tetapi sebagai motivasi pengabdian kepada rakyat dalam membangun kota Binjai yang lebih baik ke masa depan. Idaham mengakui, tanpa kerja keras petugas kebersihan dan aparat DKP, bukan tidak mungkin Binjai akan tenggelaman oleh sampah. Setiap hari angkutan DKP hanya mampu membuang sampah ke Tempat Pembuangan Akhir ( TPA), hanya 70 ton. Volume sampah kota Binjai bisa mencapai 150 ton perhari. Tingginya volume sampah itu, membuat petugas DKP dari mulai petugas kebersihan, pengakut sampah bekerja secara full sampai menjelang malam. " Saya salut dan mengapresiasi peningkatan kesejahteran akan menjadi prioritas utama bagi Pemko Binjai," ujar Idaham.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Binjai H. Wahyudi, SH, mengemukakan, petugas kebersihan dan pertamanan yang merupakan tenaga honor sebanyak 343 orang, terdiri lelaki dan perempuan. Petugas kebersihan sudah mulai bekerja sejak pukul 05.00 WIB di sekeliing kota Binjai, terutama lokasi pasar kaget, dan lokasi lainnya untuk mengumpulkan sampah di Tempat Pembuangan Semenara ( TPS) guna diangku truk ke TPA. Petugas lainnya mengakut sampah rumah tangga, ditambah petugas yang mempergunakan beca dayung. " Beban tugas itu bisa bertambah, jika ada acara khusus di kota Binjai," ujar Wahyudi. Yang mengaku tidak bisa meluangkan waktu guna menjaga kebersihan kota Binjai dan menata pertamanan, agar wajah kota Binjai tetap anggun dan berseri. (BS-001)