Medan, (beritasumut.com) – Keinginan masyarakat Kabupaten Langkat untuk bisa mandiri semakin menguat. Bila Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak bisa memekarkan Kabupaten Langkat seperti yang diminta masyarakat Langkat selama ini, maka warga masyarakat Teluk Aru siap untuk bergabung ke Provinsi Aceh.
Penegasan itu disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Cinta Teluk Aru Tajruddin Hasibuan menyikapi belum adanya keseriusan Pemprov Sumut untuk menyikap aspirasi rakyat Kabupaten Langkat untuk memekarkan Kabupaten Langkat di Medan, Jumat (12/7/2013).
"Kalau Pemprov Sumut tidak merespon keinginan masyarakat untuk segera memekarkan Kabupaten Langkat, maka kita warga masyarakat Teluk Aru siap untuk bergabung ke Aceh. Dan itu sudah tekad kita sebagai masyarakat Teluk Aru. Tidak ada tawar-tawar lagi, Langkat harus segera dimekarkan dan Teluk Aru harus segera menjadi kabupaten," ungkap Tajruddin.
Dia juga menyampaikan, keinginan masyarakat Telu Aru agar wilayahnya bisa dimekarkan menjadi sebuah kabupaten bukan tidak ada alasan yang kuat dan bukan hanya sekedar ikut-kutan saja. Akan tetapi sebutnya, masyarakat Teluk Aru sangat menginginkan sebuah perubahan dan menginginkan pemerataan di dalam pembangunan.
"Kalau Teluk Aru terus di bawah Kabupaten Langkat, maka perubahan itu tidak pernah ada, dan mereka akan terus sangat merasakan ketimpangan pembangunan yang diberikan oleh pemerintah. Itulah selama ini yang terjadi sehingga masyarakat Teluk Aru begitu menginginkan adanya pemekaran Kabupaten Langkat dan Teluk Aru dijadikan satu kabupaten baru yang sehingga tidak ada lagi ketimpangan dalam pembangunan," sebutnya.
Menurutnya, semakin besar suatu wilayah, maka ketimpangan pembangunan akan terjadi. Jadi, alangkah baiknya kalau Kabupaten Langkat segera dimekarkan dan Teluk Aru segera dijadikan sebuah kabupaten agar tidak ada lagi ketimpangan dalam pembangunan seperti yang dirasakan oleh masyarakat Langkat selama ini.
"Masyarakat Teluk Aru sangat menghargai dan sangat berterima kasih sekali kalau Pemprov Sumut mau menyampaikan aspirasi masyarakat Teluk Aru tersebut. Akan tetapi, bila Pemprov Sumut tidak mau memperjuangkan aspirasi masyarakat Teluk Aru, maka masyarakat Teluk Aru siap bergabung dengan Aceh," tandas Tajruddin yang juga aktivis lingkungan ini. (BS-024)