Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Kota Medan masih membutuhkan tambahan sumber-sumber pembiayaan dari pemerintah atasan, walaupun Pemko Medan mampu mencapai realisasi APBD sebesar Rp3 triliun pada Tahun 2012. Namun harus diakui jumlah tersebut belum sepenuhnya mampu mengoptimalkan peyelenggaraan urusan-urusan yang dikelola seperti urusan pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.Hal ini dikatakan Plt Walikota Medan diwakili Sekda Syaiful Bahri Lubis dalam sambutannya saat menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan I Kota Medan di Balaikota Medan, Kamis (4/7/2013).Dikatakannya, pembangunan Kota Medan melalui alokasi dana Bantuan Dana Bawahan (BDB) Provinsi Sumatera Utatara relatif kecil, namun dapat berjalan dengan baik. Realisasi BDB Tahun Anggaran 2012 untuk pembangunan di Medan yang meliputi dua sektor yakni pendidikan dan infrastruktur terealisasi sebesar Rp27,6 miliar atau 79,7 persen dari target penerimaan sebasar Rp34,6 M. Dua sektor yang menjadi prioritas Pemko Medan dalam menggunakan alokasi dana BDB ini pengelolaannya tetap menganut kepada prinsip tepat waktu dan tepat guna.Menurutnya, dari delapan bidang pembangunan bersumber dari dana BDB yang tidak terealisasi adalah pembangunan Pasar Sayur Induk Marelan dengan target penerimaan sebesar Rp6 M karena Pemko Medan mendapat pinjaman dari Pusat Investasi daerah (PID) untuk membangun pasar tersebut, sehingga dana untuk itu dialokasikan kepada pembangunan lain. Renovasi kelas reguler ruang Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) SMAN 1 sebesar Rp570 juta, pelaksanaan renovasinya dibatalkan karena keputusan pemerintah meniadakan ruang kelas RSBI, dan dana ini dialokasikan kepada pembangunan lain.Selain itu juga pembangunan laboratorium kimia, bahasa, komputer, biologi dan studio musik sebagai sarana pendukung ruang RSBI sebesar Rp475 juta, otomatis pembangunannya batal, karena ada keputusan dari pusat tidak dibenarkan membuka kelas RSBI di sekolah dan dana inipun dialokasikan kepada pembangunan lain. Sedangkan yang sudah terealisasi adalah beasiswa SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA dan SMK sebesar Rp750 juta, bantuan kesejahteraan guru Rp17,157 M, pembangunan jalan tersebar di Kota Medan Rp5 M, pengaspalan Jalan Lingkungan III Kelurahan Amplas Rp712,5 juta, pembangunan jemabatan Sei Deli Rp4 M.Pimpinan rombongan DPRD Sumut Nurhasanah didampingi Sekretaris Washington Pane dan sejumlah Anggota DPRD Sumut Dapil I Medan mengatakan, kunjungan ini adalah untuk melakukan peninjauan dana BDB Sumut yang dialokasikan kepada pembangunan di Medan Tahun 2012. Pemprov Sumut sudah mengalokasikan dana BDB sebesar Rp34,665 M namun sudah teralisasi sebesar Rp27,620 M.Menurutnya, sebelum Tim Anggota DPRD Sumut melakukan peninjau kelapangan guna melihat kondisi pembangunan yang telah dilaksanakan, sebelumnya dilakukan terlebih dahulu pertemuan dengan SKPD terkait guna menerima informasi dan penjelasan tentang pembangunan yang menggunakan dana BDB tersebut, sehingga nantinya dapat disingkronkan di lapangan. (BS-024)