Binjai, (beritasumut.com) – Walikota Binjai M Idaham menerima kunjungan Pemerintah Kota Kitak Yushu Jepang di Kantor Walikota Binjai, Kamis (4/7/2013). Saat menerima Pemerintah Kota Kitak Yushu, Walikota Binjai didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Wahyudi, Kepala BLH Aspian, Kepala Bappeda Muslim Junaidi, Asisten Pemerintahan Hamdani Hasibuan dan Kabag Humas Zulfikar. Kota Kitak Yushu merupakan salah satu kota terbersih di dunia. Kitak Yushu telah berhasil mengedepankan lingkungan untuk pertumbuhan rendah karbon. Jepang telah mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sampai dengan 25 %. Hal ini dapat dicapai dengan melalui kegiatan pengurangan emisi di dalam negeri melalui Joint Crediting Mechanism (JCM). Mekanisme ini mendorong perusahaan-perusahaan Jepang berinvestasi untuk kegiatan rendah karbon di Indonesia. Ministry of Economy Trade and Industry (METI) Koji Hachiyama dan Ministry of Environment (MOE) Kazuhisa Fujioka menilai Binjai sudah menerapkan kota sebagai eco green city.Sementara Walikota Binjai dalam penjelasannya menyampaikan, Binjai telah menerapkan pengelolaan sampah dan pemanfaatan sampah menjadi pupuk kompos, sedangkan para keluarga telah mengelola sampah menjadi barang kerajinan yang dapat dijual. Pemanfaatan sampah telah dimulai dari lembaga pendidikan seperti SMA Negeri 2 Binjai yang mendapat apresiasi dalam kunjungan oleh rombongan METI dari Jepang. Pihak METI Jepang sangat bangga dengan perilaku yang telah dilakukan oleh pelajar karena hal ini akan memberikan dampak positif dalam keluarga. Ada persamaan dalam pengelolaan sampah antara Kota Binjai dan Kota Kitak Yushu Jepang yakni adanya sinerjisitas dimana terjalin kerjasama antara pemerintah, pengusaha dan masyarakat, serta Pemerintah Kota Binjai telah menggunakan lampu penerangan dengan solar cell yang hemat enerji dan ramah lingkungan.Dalam peninjauan ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, rombongan Kota Kitak Yushu juga terkesan karena di areal ini tidak menimbulkan aroma bau busuk dan juga adanya pemilahan antara sampah organik dan anorganik. Kemudian saat kunjungan ke Jalan Tenis Kelurahan Timbang Langkat terdapat Kelurahan “Zero Waste” didukung bank sampah untuk daur ulang serta kelurahan yang bersih penuh dengan tanaman bunga dan buah-buahan yang begitu asri sehingga menjadi daya tarik Pemerintah kota Kitak Yushu untuk menjalin kerjasama. Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Wan Hidayati mengatakan bahwa kerjasama ini akan dijalin dengan menyusun suatu konsep dan mekanisme yang dapat diterapkan pada kedua kota antara Kota Binjai dan Kota Kitak Yushu Jepang.Dalam kunjungan ini rombongan Pemerintah Kota Kitak Yushu Jepang menyukai buah-buahan khas Binjai yakni rambutan, jambu madu dan durian. (BS-001)