Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota khususnya Pemko Medan dituntut tetap menjalankan program dalam upaya peningkatan pelayanan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) maupun domestik. Untuk mendukung program tersebut disarankan melakukan kerjasama yang baik dengan aparat keamanan (kepolisian).
“Karena tanpa ada jaminan keamanan dari pemerintah kepada wisatawan yang berkunjung ke suatu tempat, maka kunjungan wisatawan dipastikan tidak ada. Untuk itu, yang paling utama keamanan harus dijamin dulu. Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan bersama Dinas Pariwisata Sumut harus bekerjasama dengan aparat Kepolisian menyangkut keamanan,” ujar Anggota DPRD Kota Medan Herri Zulkkarnaen Hutajulu di Medan, Selasa (21/5/2013).
Ditambahkan Herri, pihaknya sangat prihatin ketika mendapat kabar seorang turis manca negara menjadi korban perampokan di Medan baru-baru ini. “Ini kan sangat memalukan, membuat citra Kota Medan buruk di negara luar. Akibat kondisi demikian menjadikan wisatawan takut ke Medan. Untuk itu citra buruk itu harus dipulihkan kembali melalui sosialisasi dengan jaminan keamanan. Ini harus disikapi serius Pemko Medan,” terang Politisi Demokrat ini.
Menurut Herri yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan ini, semua program yang direncanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan dengan tujuan upaya peningkatkan kunjungan wisatawan ke Medan dinilai akan sia-sia jika masalah keamanan tidak terjamin. Untuk itu, pada dasarnya harus menjalin kerjasama dengan semua instansi masalah keamanan.
Herri mengingatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan agar tidak sekadar membuat dan menjalankan program menghabiskan anggaran. Tapi Dinas Pariwisata diharapkan setiap menjalankan program dimaksud harus berdampak positif terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di kota Medan.
Dengan demikian, kata Herri, perolehan devisa akan meningkat. Begitu juga dengan roda perekonomian akan berjalan baik di Medan. “Jika wisatawan banyak berkunjung di Medan, tentu seluruh aktifitas akan meningkat yang diharapkan menunjang PAD dari semua sektor. Hal ini yang perlu diperhatikan pemerintah,” timpalnya.
Kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, selain jaminan keamanan terhadap wisman juga harus memperhatikan kebutuhan terkait makanan kuliner ciri khas Medan. Begitu juga dengan hasil produk kerajinan pelaku usaha kecil harus dibina dengan baik. “Ciri khas kuliner dan produk hasil kerajinan daerah dinilai memiliki nilai jual untuk menarik perhatian wisatawan,” tandasnya. (BS-001)