Rahudman Dedikasikan Piala TPID Untuk Warga Medan

Redaksi - Kamis, 09 Mei 2013 20:42 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052013/beritasumut_Piala-TPID.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist

Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Rahudman Harahap mengatakan penghargaan yang diterimanya dari Wakil Presiden Boediono atas keberhasilan Medan sebagai kota pengelola inflasi terbaik di Pulau Sumatera dalam Rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2013 kemarin, didedikasikan untuk seluruh warga Kota Medan. Sebab, keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, semangat dan optimisme serta kebersamaan yang terus terpelihara selama ini bersama dengan TPID Kota Medan.

“Kerja keras yang selama ini kita lakukan tujuannya untuk mensejahterakan seluruh masyarakat. Karena itulah penghargaan yang baru kita terima ini didedikasikan untuk warga Kota Medan. Penghargaan ini tentunya bukanlah tujuan akhir. Saya berharap penghargaan ini justru menjadi inspirasi baru bagi kita agar terus berinovasi dan berkreasi dalam melakukan program-program yang lebih pro rakyat,” kata walikota dalam acara penyambutan sekaligus syukuran atas keberhasilan meraih Piala TPID Tahun 2012 di The Heritage Aston City Hall, Medan, Kamis (9/5/2013).

Dengan inspirasi itu diharapkannya akan melahirkan motivasi besar bagi seluruh aparatur Pemko Medan untuk bekerja lebih baik lagi pada masa yang akan datang. Walaupun walikota mengakui saat ini seluruh jajarannya sudah bekerja pada jalur yang benar (on the track) namun diingatkannya agar tidak cepat puas. Justru sebaliknya bekerja semakin cepat, lebih bersemangat dan terus bergandeng untuk selalu memberikan yang terbaik dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.        

“Mari terus kita tingkatkan solidaritas, terutama diantara seluruh pemangku kepentingan kota maupun  unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Medan. Berkat sinergitas yang telah dilakukan, Medan selalu aman dan kondusif sehingga seluruh program pembangunan dapat dijalankan dengan baik. Mempertahankan lebih sulit dari meraih. Untuk itu mari terus membangun kota ini demi kesejahteraan semua. Apalagi setelah Piala TPID 2012, target kita selanjutnya meraih Piala Adipura Kencana,” ungkapnya penuh semangat.

Meski untuk mendapatkan Piala Adipura Kencana cukup berat dan salah satu persyaratannya harus tiga kali berturut-turut mendapatkan Piala Adipura namun walikota optimis Kota Medan bisa mendapatkan piala paling bergengsi di tanah air tersebut. “Kata kuncinya adalah kemauan dan kerja keras dari kita semua, terutama dukungan dari seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan yang telah kita bangunan dengan baik, semua pasti bisa lakukan, termasuk meraih Piala Adipura Kencana,”  yakinkannya.

Selanjutnya walikota dihadapan Wakil Walikota Dzulmi Eldin, Ketua DPRD Medan Amiruddin, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Medan, Sekda Syaiful Bahri Lubis, dewan kota, tokoh masyarakat dan agama, para pemerhati ekonomi, asisten, pimpinan SKPD dan camat se Kota Medan, walikota menjelaskan penghargaan yang diterima ini memberikan beberapa makna.

Pertama, berbagai kebijakan dan program pembangunan kota yang telah direncanakan dan dilaksanakan dinilai telah memberikan hasil serta manfaat bagi masyarakat seperti pasar murah, pernyaluran raskin, monitoring, evaluasi dan pengendaian harga  terutama untuk kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan pokoknya dengan baik. Kedua,  penghargaan ini membuktikan Pemko Medan mampu mengelola program-program pembangunan yang pro rakyat secara optimal, terutama terhadap warga kurang mampu.

“Sedangkan yang ketiga, penghargaan ini merupakan buah kerja keras serta keterpaduan koordinasi lintas sektoral yang digerakkan melalui TPID Kota Medan. TPID secara periodik melakukan monitoring dan pemantauan, rapat-rapat koordinasi teknis dan selalu memberikan rekomendasi tindak lanjut yang diperlukan guna memelihara stabilitas pasa. Jadi dalam kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap seluruh unsur TPID Kota Medan,” ujarnya.

Sementara itu pengamat ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Wahyu Pratomo yang menghadiri acara syukuran tersebut menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan Kota Medan meraih penghargaan TPID 2012. Ini membuktikan Pemko Medan berhasil mememnuhi kebutuhan masyarakat, sebab inflasi terjadi akibat tingkat pembelian tinggi sementara kebutuhan barang tidak memenuhi.

“Disinilah peran Pemko Medan sehingga dapat mengendalikan harga. Ditambah lagi dengan aktifnya walikota turun ke pasar untuk mengecek harga dan ketersediaan barang. Dengan begitu stok barang, terutama kebutuhan pokok masyarakat selalu terpenuhi sekalipun daya beli warga Kota Medan cukup tinggi. Semoga keberhasilan meraih penghargaan TPID dapat dipertahankan. Saya berharap Medan menjadi kota terbaik di seluruh Indoensia,” harap Wahyu.

Kemudian Wahyu memberikan saran agar Kota Medan dapat meraih kembali TPID tahun depan. Salah satunya dengan membuat papan informasi elektronik yang berisikan seluruh harga kebutuhan masyarakat sesuai dengan harga dari 52 pasar tradisional di Kota Medan. Dia minta papan elektronik ini dibuat setelah dioperasikannya Pasar Induk Tuntungan.

“Papan informasi itu ditempatkan di sejumlah titik strategis. Dengan demikian masyarakat dapat mengetahui harga kebutuhan di seluruh pasar. Apabila masyarakat telah mengetahui harga sebenarnya, maka pedagang tidak bisa mempermainkan harga sehingga harga tetap terkendali,” sarannya.

Sedangkan Ketua DPRD Medan Amiruddin menilai penghargaan yang diterima Kota Medan kali ini sangat luar biasa. Sebab, ekonomi merupakan tulang punggung pembangunan. Jika ekonomi terganggu, maka pembangunan juga ikut terganggu. “Untuk itu atas nama DPRD Medan dan seluruh warga Kota Medan, saya mengucapkan selamat atas keberhasilan ini. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi guna mendapatkan penghargaan lainnya,” harap Amiruddin.

Sebelum acara syukuran digelar, wakil walikota didampingi sekda beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan dan tokoh agama dan masyarakat menjemput Walikota di VIP Bandara Polonia Medan. Setelah itu dilakukan serangkaian acara penyambutan. Walikota beserta Piala TPID 2012 diarak  melalui sejumlah jalan seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Juanda, Katamso, Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani dan berakhir di Aston City Hall. Kedatangan walikota disambut gordang sambilan. (BS-024)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

Berita

Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

Berita

Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

Berita

Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

Berita

Ikut Demo di Walikota, 21 Siswa Sekolah Diamankan Polresta Medan

Berita

Lapangan Merdeka Medan Alami Transformasi Fungsi Ruang