Jakarta, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM kembali menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Kabupaten/Kota Nasional Tahun 2013 dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia Drs H Muhaimin Iskandar MSi di Convention Hall Semesco Convention Center Jalan Gatot Subroto Kav 94, Jakarta, Selasa (30/04/2013) malam. Ini merupakan penghargaan yang kedua kalinya diperoleh sejak Rahudman hampir tiga tahun menjabat sebagai orang nomor satu di Pemko Medan.
Selain Walikota Medan, ada 21 bupati/walikota lainnya di Indonesia yang mendapatkan penghargaan serupa, termasuk Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, Bupati Deli Serdang Drs Amri Tambunan dan Bupati Labuhan Batu. Sedangkan untuk Pembina K3 Tingkat Provinsi, Gubernur Sumut H Gatot Pujo Nugroho juga mendapatkan penghargaan bersama 13 gubernur lainnya di Indonesia.
Dihadapan seribuan undangan yang mengahdiri acara penganugerahan penghargaan tersebut, Menakertrans Muhaimin Iskandar menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada kepala daerah yang berhasil menerima penghargaan sebagai Pembina K3 Tingkat Nasional Tahun 2013 karena telah mensukseskan program K3 di daerahnya masing-masing. “Untuk itu saya mengucapkan selamat dan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan dalam membina dan mengembangkan program K3 di masing-masing daerah,” kata Muhaimin.
Dijelaskan Muhaimin, setiap tahunnya Kemenakertrans Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada kepala daerah maupun perusahaan yang telah menjalankan program K3 dengan sebaik-baiknya. Itu dilakukan terus menerus karena disadari unsur penting dari pembangunan ketenagakerjaan adalah peningkatan perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.
“Program K3 merupakan adalah melindungi keselamatan dan kesehatan para pekerja kita di dalam menjalankan berbagai pekerjaannya melalui upaya-upaya pengendalian potensi bahaya pada lingkungan kerja masing-masing. Apabila seluruh potensi bahaya berhasil dikendalikan sampai batas standar aman, maka terciptalah kondisi kerja yang nyaman, aman dan sehat sehingga proses produksi dapat berjalan lancar,” ungkapnya.
Produktifitas keberhasilan program K3 akan memberikan kontribusi langsung dalam mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kecelakaan kerja. Serta yang paling penting peningkatan produktifitas. Untuk itu dia mengajak semua pihak yang terlibat dalam usaha perproduksian, khususnya para pengusaha dan tenaga kerja diharapkan terus menerus mengerti, memahami dan menerapkan standar dan norma keselamatan dan kesehatan kerja di tempat masing-masing.
“Perlu diingaatkan kembali pelaksanaan K3 merupakan kegiatan lintas sektoral sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi merupakan tanggung jawab semua pihak. Dengan demikian semua pihak, termasuk masyarakat umum berkewajiban untuk berperan aktif sesuai dengan fungsi dan kewenangannya guna melakukan berbagai upaya penerapan di bidang K3. Koordinasi menjadi sangat diperlukan agar pelaksanaan operasional di tingkat provinsi sampai kabupaten/kota dapat berjalan secara maksimal,” harapnya.
Sementara itu Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM didampingi Kadis Pendapatan Kota Medan M Husni SE MSi dan Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) usai menerima penghargaan, mengaku sangat bangga dengan penghargaan yang baru diterimanya tersebut. Ini merupakan penghargaan Pembina K3 Tingkat Nasional untuk kedua kalinya. Sebab, 25 April 2012, walikota juga telah menerima penghargaan yang sama.
Yang membuat walikota lebih gembira lagi, jumlah perusahaan di Kota Medan yang menerima penghargaan terkait pelaksanaan program K3 semakin meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Ini tentunya sangat menggembirakan bagi kita. Sebab, persyaratan untuk mendapatkan penghargaan ini cukup berat yaitu harus tiga tahun berturut-turut tidak ada kecelakaan kerja terjadi di perusahaan tersebut,” papar walikota.
Selanjutnya, walikota melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan akan terus berupaya untuk menerapkan program K3 di seluruh perusahaan sehingga nihil terjadinya kecelakaan kerja. Untuk mewujudkan keinginan itu, walikota mengajak seluruh perusahaan dan para tenaga kerja untuk terus bersinergi dan mendukung penuh program K3 tersebut. (BS-024)