Satpol PP Harus Selalu Jaga Wibawa Pemko Medan

Redaksi - Rabu, 01 Mei 2013 11:44 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir052013/beritasumut_HUT-Satpol-PP.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist

Medan, (beritasumut.com) – Motto Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yaitu Praja Wibawa yang artinya pemerintahan berwibawa harus dikembalikan lagi kepada tujuan dasarnya yakni bagaimana Satpol PP sesuai tugas pokok dan fungsinya  dapat terus konsisten dalam menjaga citra dan wibawa pemerintah daerah, termasuk penegakan peraturan daerah (perda).

Demikian disampaikan Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM dalam upacara HUT ke 63 Satpol PP dan HUT ke 51 Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat Linmas) Tahun 2013 di Lapangan Benteng, Medan, Sumatera Utara, Senin (29/04/2013). Karenanya, Walikota berharap agar moto itu tidak hanya menjadi sekedar  kata-kata hiasan tanpa makna tetapi harus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas operasional di lapangan.

“Satpol PP adalah satuan yang menjaga pelaksanaan peraturan perundang-undangan, termasuk penegakan perda dan pelaksanaannya. Motonya adalah Praja Wibawa, artinya pemerintahan berwibawa. Jadi seluruh tindak tanduk petugas Satpol PP di lapangan mencerminkan kewibawaan pemerintah kota,” kata walikota.

Untuk itu walikota mengaku perlu dilakukannya berbagai upaya pelatihan untuk meningkatkan mutu dan kualitas SDM petugas Satpol PP, sehingga mampu menjaga citra dan wibawa Pemko Medan di lapangan. Salah satu upaya yang dilakukan dengan  melakukan pelatihan bekerjasama dengan Kodim 0201/BS untuk melatih petugas Satpol PP.

“Dengan pelatihan yang dilakukan ini, kita harapkan petugas Satpol PP dapat bertindak taktis di lapangan. Di samping itu mereka harus bertindak sesuai dengan norma-norma budaya dan ketentuan yang ada. Yang lebih penting lagi, setiap kali bertindak petugas Satpol PP harus selalu menjaga wibawa Pemko Medan,” harapnya.

Sebagai contoh dalam melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima, Walikota minta sebelum pedagang kaki lima berjualan, petugas Satpol PP harus sudah berada di lokasi. Jadi begitu pedagang ingin menggelar lapak, petugas satpol PP dengan pendekatan persuasif minta kepada para pedagang untuk tidak berjualan di tempat itu lagi.

“Jika penertiban dilakukan setelah pedagang menggelar lapak, itu sudah tidak benar lagi. Saya sudah melakukannya ketika masih menjadi Pejabat Walikota saat menertibakan pedagang kaki lima di Pasar Sukaramai. Jam 3 pagi saya sudah disitu, setiap pedagang kaki lima datang ingin berjualan, saya langsung katakana tolonglah jangan berjualan lagi di tempat itu. Ini mau kita bebaskan agar arus lalu lintas lancar. Ternyata pedagang pun dapat menerimanya,” ungkapnya.

Menurut walikota, semua itu bisa dilakukan dengan penegakan disiplin yang lebih baik. “Apalagi Bapak Panglima sudah berkenan untuk menggodok petugas Satpol PP kita supaya terampil, terutama bagaimana mereka mampu menjaga wibawa Pemko Medan, termasuk penegakan perda. Sebab, perda itu harus dilaksanakan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu walikota juga menyampaikan perda yang mengatur masalah sampah harus sudah segera dilaksanakan. Sebab, peraturan walikota (Perwal) terkait masalah itu diakui orang nomor satu di Pemko Medan ini sudah ditandatanganinya. “Kini tinggal pelaksanaannya di lapangan dengan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan utuk menggelar tipiring di lapangan,” paparnya.

Selain upacara, HUT Satpol PP dan Sat Linmas yang juga dihadiri Wakil Walikota Drs H Dzulmi Eldin MSi, Ketua DPRD Medan Drs Amiruddin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, Sekda Ir Syaiful Bahri Lubis MM, asisten, staf ahli,  Pimpinan SKPD Pemko Medan, camat, lurah juga dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara serah terima satlinmas dari Badan Kesbang Polinmas Kota Medan kepada Satpol PP disaksikan walikota.

Kemudian penyerahan kartu Jamsostek secara simbolis oleh Walikota kepada tiga personel Satpol PP.  Acara semakin meriah dengan penampilan atraksi bela diri yang ditampilkan puluhan petugas Satpol PP. Selain memperagakan jurus, mereka juga memperlihatkan ketangguhan pernafasan sehingga mampu menghancurkan genteng. Yang mengagumkan dan mendebarkan lagi ketika salah seorang petugas Satpol PP dengan mata tertutup mampu melewati api dan berjalan di atas tumpukan kaca tanpa alas kaki. Meski demikian tidak sedikit pun  kulit kakinya terluka.  Termasuk, memecahkan balon dengan pisau juga dengan kondisi mata tertutup yang dipegang oleh walikota dan dua personel Satpol PP.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan launching program satwa masuk sekolah. Launching ini diawali dengan penandatanganan prasasti kandang lepas di Medan Zoo oleh walikota. Dilanjutkan dengan penyerahan cindera mata dari  tim sosialisasi Satwa Masuk Sekolah yang diserahkan Pemimpin Wilayah BRI Sumut Endra Sasmito kepada walikota, wakil walikota serta sekda. Setelah itu walikota bersama wakil walikota dan  sekda naik sado yang dikemudikan Ketua DPRD Medan bersama iring-iringan tim Program Satwa Masuk Sekolah bergerak menuju Kantor Walikota Medan. (BS-024)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

Berita

Pemkab Simalungun Lakukan Pembersihan KJA di Huta Sualan, Parapat

Berita

60 Persen Hotspot Karhulta Berkurang

Berita

Fraksi PKS Berikan Catatan Terhadap Pertanggungjawaban APBN Tahun Anggaran 2015

Berita

Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

Berita

Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa