Petugas Pengamanan Bukan Warga Madina Harus Hengkang

Pemerintah Pusat Diminta Ciutkan Kontrak Karya PT Sorikmas Mining

Redaksi - Minggu, 07 April 2013 20:19 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir042013/beritasumut_Emas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Panyabungan, (beritasumut.com) – Rapat Dengar Pendapat Muspida Plus dengan masyarakat Kecamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, digelar pada Kamis (04/04/2013) kemarin. Bupati Madina HM Hidayat Batubara akan memperjuangkan hak masyarakat Naga Juang dengan menyurati kembali Menteri ESDM RI.“Sudah sepentasnya saya sebagai Bupati Madina menyahuti keluhan dan aspirasi warga Naga juang. Saya yakin semua kita yang ikut rapat ini merasa terpanggil untuk menyelesaikan masalah ini,” sebut Bupati Madina bersama Muspida Plus saat menerima warga Naga Juang di Aula Kantor Bupati.Terkait aspirasi masyarakat mengenai pelepasan Sihayo Sambung yang masuk dalam kontrak karya PT Sorikmas Mining (PT SM), Bupati mengajak legislatif kembali menyurati pemerintah pusat agar turun ke lapangan dan jangan hanya mendengar informasi dari orang yang berusaha memperkeruh suasana sehingga Menteri ESDM mengeluarkan Tor Sambung dari kontra karya karena membahayakan pemukiman masyarakat sekitar.Mengenai petugas pengamanan dalam (sekuriti) PT SM yang bukan warga Madina, diminta kepada PT SM untuk mengeluarkannya, karena ada perbedaan budaya dengan daerah Madina, ucapnya.Lanjut Bupati, kiranya rapat Muspida Plus dengan masyarakat dapat mencari solusi permasalahan yang ada dan memperoleh manfaat sesuai yang diharapkan. Sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, mari lakukan kearifan lokal untuk mencari solusi, pintanya.Sebelumnya, Wakil DPRD Madina Syafaruddin Ansari Nasution, menyampaikan jangan mempolitisir permasalahan sehingga menggangu stabilitas. DPRD Madina akan membuat surat ke presiden yang ditandatangani Bupati Madina diketahui Muspida Plus untuk merespon persolan ini. Kemudian petugas pengamanan PT SM yang bukan warga Madina harus hengkang dari Madina.“Persoalan PT SM ini sudah sedemikan banyak sehingga persoalan PT SM ini dapat evaluasi keberadaannya di Madina. Dalam rangka penyelesaian masalah ini kiranya dilakukan dengan kearifan lokal melalui Dalihan Na Tolu,” paparnya.Salah seorang Warga Naga Juang, Oslan Simangunsong, menjawab wartawan usai pertemuan, mengatakan perwakilan warga sebanyak 3 orang per desa se Kecamatan Naga Juang. Adapun kesepakatan dalam pertemuan itu antara lain bupati bersama masyarakat Naga juang dan muspida termasuk DPRD akan mengajukan surat bersama tentang penciutan luas kontrak karya PT SM kepada pemerintah pusat di Jakarta.Kemudian bupati juga memiliki prinsip yang sama dengan prinsip warga Naga Juang soal perlunya diupayakan pelepasan sebagian wilayah kontrak karya yang dikantongi PT SM untuk kepentingan rakyat di desa-desa ring tambang.Dalam pertemuan itu juga disepakati akan dibentuk tim khusus yang akan menindaklanjuti aspirasi rakyat ke Jakarta menyusul setelah terbitnya surat bersama tersebut.Sementara Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Madina yang dijadwalkan pada 5 Maret 2013, yang rencananya juga akan dihadiri Muspida Plus Madina, dibatalkan. Pembatalan itu diketahui warga setelah menerima surat pembatalan yang ditandatangani Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Ansari Nasution. (BS-026)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Inilah Modus Penipuan Bupati Madina Versi Kuasa Hukum Tahjudin Pardosi

Berita

Lakukan penipuan Rp 600 juta, Bupati Madina Mangkir Dipanggil Poldasu

Berita

Syukuran Panen, Petani Bonan Dolok Undang Bupati Madina

Berita

Bakal Calon Bupati Madina Saparuddin Haji Periksa Kesehatan

Berita

Besok, KPU Mulai Buka Pendaftaran Calon Bupati Madina

Berita

Wakil Bupati Madina Lepas Takbir Keliling