Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM meninjau Pasar Uka, Jalan Abdul Sani Muthalib, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (01/04/2013). Selain ingin memelihara dan menata pasar, peninjauan juga dilakukan terkait dengan rencana pembetonan jalan di seputaran Pasar Uka tersebut.
“Walaupun Pasar Uka hanya buka sampai pukul 12.00 WIB namun pasar ini harus tetap dipelihara dan ditata sehingga kondisinya tidak semrawut seperti saat ini,” kata Walikota ketika melakukan peninjauan didampingi sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan termasuk Kabag Humasy Budi Hariono SSTP MAP.
Di samping akan memelihara dan menata pasar, Walikota juga menyampaikan rencana untuk melakukan pembetonan jalan di sekitar Pasar Uka. Sebab, jalan-jalan tersebut selama ini menjadi lintasan keluar masuk truk-truk besar, termasuk truk pengangkut kontainer. “Kehadiran truk-truk ini dikhawatirkan dapat merusak badan badan yang akhirnya akan mengganggu kenyamanan warga berkendaraan. Jadi perlu dilakukan pembetonan,” ungkapnya.
Tidak hanya pasar dan jalan, kondisi jalan-jalan setapak yang ada di sekitar Pasar Uka juga mendapat perhatian Walikota. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, Walikota mendapati hampir 90 persen sudah dibeton. Untuk itu Walikota berharap agar masyarakat sekitar dapat merawatnya agar kondisi jalan setapak tersebut tetap baik.
Ketika berada di kawasan Pasar Uka, Walikota menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan para ibu-ibu yang datang berbelanja guna mengetahui harga-harga bahan kebutuhan pokok. Berdasarkan pengakuan banyak ibu-ibu, harga bawang ternyata masih tinggi karena menyentuh kisaran Rp44.000 per kilogram.
“Jadi apa yang dikeluhkan ibu-ibu ini menjadi tanggung jawab kita. Alhamdulillah, harga bahan kebutuhan yang lain masih stabil, kecuali harga bawang yang kini mengalami kenaikan kembali. Saya sudah menyampaikan kenaikan harga bawang ini kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan dan minta mereka melakukan pengecekan,” jelasnya.
Untuk menyikapi kenaikan harga bawang tersebut, Walikota mengaku segera melakukan operasi pasar. “Kita minta kepada Kadis Perindag dan Dirut PD Pasar segera berkoordinasi melakukan operasi pasar guna menekan kenaikan harga bawang tersebut,” paparnya.
Dalam kesempatan itu Walikota juga mengungkapkan, pembangunan Pasar Induk Marelan segera dilaksanakan karena telah ditederkan. Mengenai persoalan tanah, Walikota menegaskan tidak ada masalah lagik. Artinya, seluruh tanah sudah selesa dibebaskan melalui tim apresial yang indenpenden. (BS-024)