Medan, (beritasumut.com) – Anggota DPRD Kota Medan mengecam buruknya layanan RS Pirngadi Medan. Kecaman dilontarkan terkait buruknya layanan pihak rumah sakit terhadap salah seorang pasien, Roy Madhan Siagian, Staf Humas Pemko Medan.
“Hal ini membuktikan tidak becusnya pelayanan di RS Pringadi Medan. Untuk itu diminta kepada Walikota Medan segera mencopot Dirut RS Pringadi,” kata Anggota DPRD Medan Yahya Payungan Lubis di Medan, Sumatera Utara, Ahad (24/03/2013).
Dikatakan, untuk memberikan pelayanan yang terbaik, seharusnya pasien tidak lagi ditangani dokter yang masih dalam pendidikan tetapi dokter yang memang spesialis di bidangnya.
Ironisnya, saat Roy diminta ditangani petugas medis, cuma ada satu dokter spesialis bedah yang disebut bernama dr Robert Siregar SpB. Itu pun dokter tersebut tidak masuk dari jam 07.00-11.00 WIB.
“Kalau begini, siapa pun yang dalam keadaan kritis bakal meninggal, karena tidak ada pelayanan yang baik dari pihak Pirngadi,” terangnya.
Yang lebih menyakitkan lagi, saat orang tua Roy bertanya kepada petugas medis, seolah acuh tak acuh dan malah cerita dan tertawa-tawa.
“Jadi sudah sangat wajar Walikota Medan segera mencopot Dirut RSU Pringadi dan petugas medis yang tak mau peduli terhadap pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Ditambahkannya, melihat begitu buruknya layanan RS Pirngadi, pantaslah banyak warga Sumatera Utara tak mau berobat ke rumah sakit milik Pemko Medan tersebut. Kalau pun ada yang berobat itu pun karena terpaksa dikarenakan ketiadaan biaya.
Sementara orang yang memiliki uang cukup memilih berobat sampai ke Penang, Malaysia dan Singapura. Sebab layanan rumah sakit di luar negeri lebih baik ketimbang layanan RS Pringadi, tandasnya. (BS-001)