Ganteng Dituding Manipulasi Data Kerusakan Jalan di Sumut

Redaksi - Minggu, 03 Maret 2013 23:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir032013/beritasumut_Gatot dan T Erry.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Google
Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi

Medan, (beritasumut.com) – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Utara Nomor Urut 5 Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi (Ganteng) dituding memanipulasi data kerusakan jalan nasional di Sumut dari 30 persen menjadi 9 persen.

Tudingan tersebut dilontarkan Calon Wakil Gubernur Sumut Nomor Urut 3 Fadly Nurzal dalam debat kandidat Cagub dan Cawagub Sumut Periode 2013-2018 di Hotel Grand Angkasa, Jalan Sutomo, Medan, yang disiarkan secara langsung oleh Metro Tv, Ahad (03/03/2013) malam.

Tudingan tersebut tampaknya membuat Gatot yang saat ini menjabat Plt Gubernur Sumut, terpojok. Gatot yang berdiri paling pojok itu lantas mendatangai Fadly Nurzal. Seolah minta maaf, Gatot yang diusung Partai Keadilan Sejahtera langsung memeluk dan cipika cipiki dengan Fadly Nurzal yang merupakan Anggota DPRD Sumut tersebut. 

Selain dituding memanipulasi data kerusakan jalan di Sumut, Gatot juga dianggap tidak mampu menuntaskan persoalan di Sumut termasuk sengketa tapal batas antara Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Serdang Bedagai.

Ketika perihal ketidakmapuan itu ditanyakan Calon Wakil Gubernur Sumut Nomor Urut 2 Jumiran Abdi, Calon Gubernur Sumut Nomor Urut 4 Amri Tambunan menjawab dengan diplomatis, “Mungkin (Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho) tidak sempat.”  

Selain soal dua permasalahan di atas, Gatot juga “diserang” terkait kasus korupsi sapi dan Bantuan Daerah Bawahan. Seperti diketahui, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus izin impor sapi. Setelah ditangkap KPK, Luthfi Hasan Ishaaq lantas mengundurkan diri dari jabatan Presiden PKS. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Ditanya Soal Wakil Gubernur, Erry Serahkan Partai Pendukung

Berita

Erry Nuradi Segera Jadi Gubernur Sumut Definitif

Berita

KPK Geledah Rumah Pribadi Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho

Berita

KPK Didesak Tahan Gubernur Sumut dan Istri Mudanya

Berita

KPK Tetapkan Gubernur Sumut dan Istri Mudanya Tersangka

Berita

Usai Diperiksa KPK 13 Jam, Gatot dan Istri Irit Bicara