AP Batubara: Sumut Butuh Pemimpin Pintar

Redaksi - Selasa, 26 Februari 2013 00:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir022013/beritasumut_AP Batubara-Effendi Simbolon.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Ist
AP Batubara dan Effendi Simbolon
Simalungun, (beritasumut.com) – Tokoh Masyarakat Sumatera Utara asal Kabupaten Simalungun, AP Batubara mengharapkan, Effendi Muara Sakti Simbolon dan Jumiran Abdi bisa berhasil dipilih rakyat Sumut sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur lima tahun ke depan. "Sumut memerlukan seorang pemimpin yang pintar, bukan karena Effendi Simbolon kader PDI Perjuangan," ucap AP Batubara di Jalan Merdeka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Rabu (20/02/2013). Menurutnya,  problem yang dialami Sumut selama ini adalah karena Gubernurnya memang tidak ada yang benar. Akibatnya rakyat Sumut semakin menderita dan ketinggalan dibanding provinsi lainnya. "Saya sudah keliling ke Sulawesi Selatan, sedih rasanya daerah sana malah bisa lebih baik dari Sumut," tutur AP Batubara. Untuk itu, Megawati Soekarnoputri tahu persis siapa yang paling tepat untuk  memimpin Sumut dan kebetulan Effendi Simbolon adalah kader PDI Perjuangan. "Effendi Simbolon adalah pilihan yang paling bagus dari kader PDI-Perjuangan yang ada saat ini,"tandasnya. Dikatakannya, jika Effendi-Jumiran terpilih, hal utama yang harus dikerjakan seorang gubernur adalah merubah sikap mental masyarakat Sumut  menjadi sikap mental  yang pro kemajuan pembangunan. Masyarakat suku Batak juga diharapkan menghilangkan sikap mental saling iri yang merupakan satu hal penghalang kemajuan daerah. "Kesulitan terbesar di Indonesia saat ini adalah bagaimana Gubernur, Bupati dan Walikota berbicara namun rakyatnya tak mengerti. Pemimpin juga sok pintar, padahal pintarnya cuma ngomong doang," sebutnya. Itu sebabnya, di tengah situasi dan kondisi bangsa kita seperti sekarang ini, khususnya Sumut sangat membutuhkan pemimpin yang benar-benar memiliki kemampuan. Pemimpin yang jujur, berani dan mau melayani masyarakatnya dengan sepenuh hati. (BS-035)


Tag:

Berita Terkait

Berita

Effendi Simbolon Restui Burhanuddin & Parningotan

Berita

Camat Pinang Sori Instruksikan Kades/Lurah Pilih Nomor 5

Berita

ESJA Bawa Gerobak Paten ke MK

Berita

Inilah Aktivitas Kandidat Pasca Pilgub Sumut

Berita

Ganteng Dituding Manipulasi Data Kerusakan Jalan di Sumut

Berita

Puluhan Ribu Massa Pendukung Hadiri Kampanye Amri-RE di Kisaran